Akurat Logo

Perbakin Klungkung Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Sekaligus Petakan Kekuatan Lawan

Zainal Hasan | 20 Agustus 2026, 22:56 WIB
Perbakin Klungkung Kirim 9 Atlet ke Kejurnas, Bidik Medali Sekaligus Petakan Kekuatan Lawan
Perbakin Kabupaten Klungkung, Bali, mengirimkan sembilan atlet dan satu pelatih untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) menembak antar-Pengprov se-Indonesia di Senayan, Jakarta. PERBAKIN KLUNGKUNG.

AKURAT.CO, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Klungkung terus menunjukkan komitmennya dalam pembinaan atlet berprestasi.

Kali ini, dukungan diberikan kepada Pengkab Perbakin Klungkung yang mengirimkan sembilan atlet dan satu pelatih untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) menembak antar-Pengprov se-Indonesia di Senayan, Jakarta.

Keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan bagi atlet Klungkung untuk menguji kemampuan di level nasional sekaligus membawa nama Provinsi Bali.

Ajang ini juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menuju sejumlah kompetisi bergengsi, termasuk Porprov Bali 2027 dan PON mendatang.

Ketua KONI Klungkung, Anak Agung Gde Anom, menyatakan dukungan terhadap keberangkatan kontingen Perbakin Klungkung.

Menurutnya, pembinaan olahraga tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan, tetapi juga harus dibarengi dengan kesempatan bertanding secara rutin.

Kompetisi di tingkat nasional dinilai penting untuk mengasah mental bertanding sekaligus mengukur perkembangan atlet.

https://www.akurat.co/sportainment/864087/koni-klungkung-dukung-653-atlet-tampil-maksimal-di-porjar-bali-2026

Pengalaman menghadapi atlet dari berbagai daerah juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pembinaan olahraga di Klungkung.

Dukungan KONI Klungkung diberikan melalui fasilitasi keberangkatan kontingen, termasuk persiapan dan kebutuhan akomodasi selama mengikuti Kejurnas.

Sementara itu, Ketua Pengkab Perbakin Klungkung, I Wayan Pujana, memastikan para atlet telah menjalani persiapan secara intensif.

Bahkan, setelah tampil pada Porprov sebelumnya, para atlet hanya mendapat waktu istirahat sekitar dua pekan sebelum kembali menjalani latihan.

"Kami memberangkatkan 9 atlet dan 1 pelatih. Setelah Porprov sebelumnya, atlet hanya beristirahat sekitar dua minggu sebelum kembali menjalani latihan rutin. Persiapan ini bukan hanya untuk Kejurnas, tetapi juga bagian dari program pembinaan jangka panjang," ujar Pujana dalam keterangan resminya.

Sembilan atlet tersebut akan turun pada sejumlah nomor pertandingan, yakni Air Rifle Match 10 meter serta Air Pistol putra dan putri. Perbakin Klungkung memiliki harapan besar dari nomor Air Pistol putri 10 meter dan 25 meter atau pistol api.

Harapan tersebut tidak lepas dari rekam jejak atlet Klungkung pada nomor tersebut yang sebelumnya mampu menyumbangkan medali emas. Namun, Pujana menegaskan target kontingen tidak berhenti pada perolehan medali.

Kejurnas juga akan dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk membaca peta persaingan. Bertemu dengan atlet dari berbagai provinsi memungkinkan tim pelatih melihat secara langsung perkembangan kekuatan calon pesaing yang akan dihadapi pada kompetisi mendatang.

"Target kami tentu membawa pulang medali. Namun, yang tidak kalah penting adalah membaca peta kekuatan lawan dari provinsi lain. Pengalaman bertanding di atmosfer kompetisi nasional ini akan menjadi modal berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2027 maupun PON mendatang," kata Pujana.

Perbakin Klungkung memiliki modal positif dari penampilan pada Porprov Bali terakhir. Ketika itu, kontingen Klungkung berhasil membawa pulang enam medali emas, dua perak, dan dua perunggu.

Dengan total 10 medali, Perbakin Klungkung menempati peringkat kedua klasemen perolehan medali cabang olahraga menembak. Mereka berada di bawah Kota Denpasar.

Catatan tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para atlet untuk kembali menunjukkan kemampuan di level nasional. Di sisi lain, hasil Kejurnas juga diharapkan memberikan gambaran mengenai aspek yang masih perlu diperbaiki.

Bagi Perbakin Klungkung, Kejurnas bukan sekadar ajang berburu medali. Kompetisi tersebut menjadi bagian dari proses panjang untuk membentuk atlet yang lebih matang, memperkuat mental bertanding, serta mempersiapkan regenerasi menuju Porprov Bali 2027 dan PON.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.