Kembali Ke Cipayung, Ini Peran Christian Hadinata Di Pelatnas PBSI

AKURAT.CO, Christian Hadinata menyebutkan kehadirannya di Pusat Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI adalah untuk membantu meningkatkan prestasi tim bulutangkis Indonesia yang saat ini tengah merosot.
Juara dunia 1980 itu juga memberi masukan dan pemahaman mengenai profesi sebagai atlet bulutangkis profesional dan cara berkomunikasi antara pelatih dan atlet. Itu ia lakukan di semua sektor.
"Ya sebatas beri masukan kepada pelatih dan atlet. Kalau atlet, intinya kalian kalau latihan kedisiplinan, fokus harus dianggap sebagai kebutuhan jangan dianggap sebagai beban," kata pria yang karib disapa Koh Cris itu usai mendampingi latihan pebulutangkis di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Rabu (20/9).
Baca Juga: Ada Christian Hadinata di Pelatnas PBSI, Persiapan Bantu Tim Olimpiade?
"Buat atletnya, intinya seperti itu, jadi latihan, memang butuh latihan. Nah pelatih bagaimana komunikasi dengan atlet, menyampaikan program dengan baik dan jelas. Ya menyampaikan tugas atlet harus seperti apa, menyikapi profesi mereka sebagai atlet bulutangkis. Itu inti tugasnya. Ya mirip (konsultan), pendamping lah, hampir semua sektor."
Christian mengatakan bahwa tugas tersebut sudah dijalaninya sejak bulan Agustus lalu. Sedangkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan fisik atau nonteknis dan lainnya, Christian mengaku tidak turut campur karena sudah ditangani tim lain.
Kehadiran Koh Cris di Pelatnas PBSI jelas menjadi tambahan kekuatan baru bagi tim bulutangkis Indonesia. Terlebih pada sektor ganda putra yang masih terlihat kesulitan untuk tampil konsisten.
Baca Juga: Ternyata Christian Hadinata Ikut Berperan Lahirkan Pasangan Greysia/Apriyani
Tim bulutangkis Indonesia harus tanpa gelar pada dua ajang bergengsi Kejuaraan Dunia 2023 dan China Terbuka 2023 Super 1000. Namun, tim Cipayung mampu keluar sebagai juara umum di Hong Kong Terbuka 2023 dengan dua gelar masing-masing di sektor tunggal putra dan ganda putri.
"Harus diakui, lawan-lawan jauh lebih siap, dan sepertinya mereka sudah tahu antisipasi permainan anak-anak kita. Justru itu tugas pelatih, cari cara kembalikan apa yang sudah diantisipasi lawan bisa dilawan balik. Dulu kita begitu dominan, sekarang kebalik," kata Christian.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







