Latihan Intensitas Tinggi Jelang Olimpiade Paris Bikin Apriyani/Fadia Nyaris Adu Jotos

AKURAT.CO, Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, adalah salah dari enam wakil Indonesia yang akan berjuang di cabang bulutangkis Olimpiade Paris 2024 pada Juli-Agustus mendatang.
Bagi Apriyani, ini adalah penampilan Olimpiade keduanya setelah meraih emas pada gelaran Tokyo 2020 silam bersama Greysia Polii. Sedangkan bagi Fadia, ini adalah debut.
Jelang pesta olahraga dunia multicabang empat tahunan tersebut, baik Apriyani dan Fadia bahkan harus menjalani persiapan ekstra demi hasil maksimal di Paris nanti.
Baca Juga: Kondisi Belum Fit, Alasan Apriyani/Siti Gagal Sumbang Poin untuk Indonesia
"Kami tahu persiapan kami ini sangat luar biasa. Mungkin setiap hari yang kami lakukan meng-improve diri kami, mengeluarkan yang terbaik dalam diri kami pada saat latihan itu luar biasa."
"Maksudnya juga Fadia lagi on fire banget dan saya pun juga sama, hanya kami untuk mencoba untuk mengontrol situasi juga maksudnya mengontrol hati dan pikiran untuk step by step. Pokoknya pas latihan, kami anggap aja seperti lagi pertandingan."
Tapi, latihan intens yang dijalani Apriyani dan Fadia ini sempat memicu "drama" yang sedikit tidak enak. Duet ganda putri terbaik Indonesia ini sempat bertengkar dan hampir berkelahi lantaran tingginya tensi latihan.
Baca Juga: Apriyani/Siti Fadia Takluk, Korea Selatan Samakan Kedudukan atas Tim Uber Indonesia
Kejadian tersebut terjadi saat latihan yang berlangsung Jumat (17/5) pekan lalu. Apri-sapaan karib Apriyani-mengakui sempat lepas kontrol saat melihat latihan Fadia yang tidak sesuai ekspetasi.
"Pikiran saya tensi-nya lagi tinggi, jadi saya tidak bisa mengontrol (emosi) dan kelepasan. Itu terjadi saat saya melihat Fadia tidak sesuai dengan ekspektasi saya pada saat latihan dan lain-lain," kata Apri menjelaskan.
"Harusnya latihannya butuh untuk power dan endurance, kok malah enggak dapat, seperti itu latihannya. Jadi pada akhirnya itu membuat saya hilang kontrol."
Apri bahkan menyebut hampir "adu jotos" dengan tandemnya tersebut. Di mana saat itu Fadia juga sempat membanting raket lantaran juga terpancing emosi.
Namun, masalah itu tidak berkepanjangan, dan langsung selesai pada malam itu juga ketika keduanya mengakui harus sama-sama bisa saling mengontrol emosi. hal ini juga membuktikan kedekatan dan saling support antara Apriyani dan Fadia.
"Iya, maksudnya (kejadian ini bentuk) saling support, saling peduli, saling sayang. Karena sayang, karena peduli, pada akhirnya timbul ekspektasi yang luar biasa," jelas Apri menuntaskan.
Sebelum turun di Olimpiade 2024 Paris, Apri/Fadia sendiri dijadwalkan turun pada dua kejuaraan tersisa di Indonesia Terbuka dan Singapura Terbuka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









