AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung, menjadi satu-satunya wakil di cabang olahraga bulutangkis yang mampu membawa pulang medali Olimpiade Paris 2024.
Setelah kandas di babak semifinal, atlet yang karib disapa Jorji itu berhak mendapatkan medali perunggu karena Carolina Marin mundur dari babak semifinal saat melawan He Bing Jiao.
Gregoria sendiri baru tiba di Indonesia pada Selasa (13/8) lalu. Hanya mendapat jatah istirahat sehari, Jorji bakal langsung fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi BWF World Tour Finals.
"Mungkin ke depannya kita menyiapkan Grego untuk yang terdekat ada World Tour final kan. Itu yang terdekat," kata Pelatih Kepala Tunggal Putri Pelatnas PBSI, Herli Djaenudin, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/8).
BWF World Tour sendiri akan digulirkan pada akhir tahun di Hangzhou, China, tepatnya pada 11-15 Desember 2024.
Namun, sebelum itu rencananya Gregoria juga bakal tampil di beberapa kejuaraan BWF di atas Super 500 seperti Jepang Terbuka (750), Korea Terbuka (500), Hong Kong Terbuka (500), dan China Terbuka (1000).
"Kayaknya karena bulutangkis itu cukup padat jadwalnya, saya akan fokus ke World Tour yang mungkin masih ada beberapa (turnamen) sampai akhir tahun," jelas Gregoria.
Medali perunggu Olimpiade Paris juga diharapkan bisa semakin memotivasinya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi di beberapa kejuaraan BWF World Tour mendatang.
"Sejujurnya persiapannya cukup padat, karena saya hari Minggu sudah berangkat ke Jepang. Jadi, mulai dari kemarin pulang dari Paris saya sudah mencoba latihan sedikit-sedikit mulai lagi dari awal," tuntasnya.
Jepang Terbuka rencananya akan bergulir di Yokohama Kanagawa pada 20-28 Agustus 2024. Gregoria akan datang sebagai unggulan keempat di sektor tunggal putri. Di babak pertama dia akan menghadapi wakil Hong Kong, Lo Sin Yan Happy.