Jepang Terbuka: Tuntaskan Debut dengan Menang Dua Set, Fikri/Daniel Akui Masih Perlu Berbenah

AKURAT.CO, Pasangan ganda putra anyar, Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin, berhasil melewati rintangan pertama di ajang BWF World Tour Super 750, Jepang Terbuka 2024.
Bertanding di Yokohama Arena, Yokohama, Rabu (21/8), Fikri/Daniel berhasil mengandaskan perlawanan wakil Chinese Taipei, Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi, dengan skor identik 21-19 21-19, di laga pembuka Jepang Terbuka.
Walau mampu meraih kemenangan dengan dua set langsung, Fikri/Daniel menyebut dari segi permainan, masih banyak yang harus mereka perbaiki lagi di Jepang Terbuka.
Baca Juga: Baru Dipasangkan, Daniel Marthin/Muhammad Shohibul Fikri Bakal Jajal Jepang dan China Terbuka
"Komunikasi kami di lapangan sudah baik walaupun ini adalah penampilan pertama kami. Rasanya masih banyak yang harus diperbaiki dari segi permainannya," kata Fikri usai laga, Rabu (21/8), sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.
"Karena kami sudah sering latihan bareng di Pelatnas, jadi masing-masing sudah tahu kelebihan dan kekurangan partner. Kami berdua bisa saling mendukung di lapangan."
Sempat unggul tujuh poin di kedudukan 10-3 pada set pertama, perolehan poin Fikri/Daniel hampir di salip duet ganda Chinese Taipei ini di akhir-akhir set pertama.
Beruntung, mereka mampu mengamankan laga saat memimpin satu poin di kedudukan 19-18 sebelum merebut set pertama dengan skor 21-19.
Hal serupa kembali terjadi pada set kedua. Kembali unggul 10-3, keunggulan raihan poin Fikri/Daniel perlahan dipangkas Chiang/Wu hingga akhirnya ganda Chinese Taipei itu membalikkan keadaan menjadi 18-17.
Baca Juga: Aryono Miranat Sebut Pemisahan Leo/Daniel dan Bagas/Fikri untuk Penyegaran dan Tantangan Baru
Namun, lagi-lagi Fikri/Daniel mampu mempertahankan fokus mereka dengan meraih tiga poin beruntun untuk merebut set kedua 21-19 sekaligus mengamankan tiket babak kedua.
"Secara permainan, penampilan perdana kami sudah lumayan. Cuma tadi kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Kami di gim kedua sudah unggul jauh, malah bisa tersusul. Kami belum bisa bermain aman," jelas Daniel, Rabu (21/8).
"Tadi saat unggul karena gagal satu poin karena kesalahan sendiri, saya lihat lawan jadi tampil percaya diri. Ini akibat kesalahan kami, lawan bisa mengejar. Ke depan kami tidak boleh banyak mati sendiri."
Selain itu, Fikri/Daniel juga menilai bahwa lawan mereka kali ini tampil dengan sangat baik. Bahkan sempat membuat Fikri/Daniel mengikuti pola permainan ganda Chinese Taipei itu yang berujung menipisnya keunggulan mereka.
Jelang laga di babak kedua, fokus Fikri/Daniel adalah untuk memulihkan kondisi terlebih dahulu. Mereka berharap kesalahan yang dilakukan hari ini bisa diperbaiki di laga selanjutnya.
"Bicara soal kekurangan yang ada pada saya sendiri, faktor kesabarannya. Juga ada mati sendiri. Juga powernya masih kurang karena shuttlecock di sini berkarakter berat," jelas Fikri.
Di babak selanjutnya, Fikri/Daniel akan menghadapi pemenang laga antara wakil Chinese Taipei, Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee atau unggulan lima asal China, He Ji Ting/Ren Xiang Wu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








