Tanggapi Isu Irwansyah Hengkang dari Pelatnas PBSI ke India, Ini Jawaban Fadil Imran

AKURAT.CO, Isu hengkangnya Pelatih Kepala Sektor Tunggal Putra Pusat Latihan Nasional (Pelatnas) PP PBSI, Irwansyah, masih menjadi pembicaraan "panas" di kalangan pecinta bulutangkis Tanah Air.
Disinggung mengenai isu tersebut, Ketua Umum PP PBSI, Fadil Imran, tidak memberi jawaban pasti. Pasalnya, sampai saat ini Irwansyah sendiri belum memberikan laporan resmi kepada Federasi.
"Belum ada (laporan resmi). Irwansyah belum melaporkan ke PBSI. Saya tanya ke pengurus sekarang, belum melapor secara resmi," kata Fadil Imran saat ditemui di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Senin (18/11).
Baca Juga: Kontrak Hendrawan Dikabarkan tak Diperpanjang, Irwansyah Kandidat Terkuat Pilihan Malaysia?
Informasi terkait hengkangnya Irwansyah dari Pelatnas PBSI untuk bergabung dengan India untuk menjadi pelatih sektor tunggal putra atau putri di negara itu pertamakali ditulis oleh media The Times of India pada Kamis (14/11) tengah pekan kemarin.
Laporan tersebut menyebut Irwansyah bakal menggantikan pelatih asal Indonesia lainnya, Agus Dwi Santoso. Irwansyah nanti akan dibantu oleh Dwi Kristiawan yang sudah bertugas di India sejak 2011.
"Saya juga cuma baca (isu kepindahan Irwansyah) di media sosial. Belum pernah ketemu, apalagi ditelepon. Makanya (kalau mau jawaban pasti) tanya medsos atau Irwansyah," ujar Fadil menembahkan.
Baca Juga: Irwansyah Akui Ginting dan Jojo Masih Berjuang Kembalikan Mental Pasca Gagal di Olimpiade
Meski demikian, kemungkinan Irwansyah hijrah ke India sangat terbuka. Pasalnya, posisi pelatih bisa berubah di bawah kepimpinan Fadil Imran untuk masa bakti 2024-2028.
Apalagi saat ini Fadil juga tengah menyiapkan susunan kepengurusan PP PBSI yang baru di bawah kepemimpinannya. Untuk mencari komposisi terbaik PBSI bahkan sampai menggandeng konsultan SDM.
Menurut rencana, susunan kepengurusan baru ini akan selesai sepekan sebelum Fadil dan bawahan-bawahannya dilantik pada akhir bulan November ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









