Final BWF: Pembenahan Fisik Jadi Fokus Gregoria Mariska Tunjung Jelang Tampil di Hangzhou

AKURAT.CO, Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, adalah satu dari enam wakil Merah Putih yang ambil bagian di ajang BWF World Tour Finals 2024 atau Final BWF di Hangzhou, China, 11-15 Desember mendatang.
Turun di turnamen penutup musim, Jorji-sapaan akrab Gregoria Mariska Tunjung-menyebut bahwa persiapannya menuju Final BWF sejauh ini berjalan lancar. Kondisi fisik atau cedera yang kemarin sempat kambuh sudah tidak bermasalah.
Gregoria Mariska Tunjung berharap apa yang sudah dipersiapkan sejauh ini bisa berjalan maksimal saat pertandingan Final BWF nanti.
Baca Juga: Indonesia Masters: Anthony Ginting Ingin Ulangi Sukses 2018 dan 2020, Gregoria Kejar Gelar Perdana
"Karena ini cukup panjang persiapannya kemarin. Jadi kayaknya semuanya (sudah dipersiapkan)," kata pemilik medali perunggu Olimpiade Paris 2024 ini di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, Jumat (6/12).
"Saya juga merasa kemarin di turnamen terakhir kayaknya PR-nya adalah fisik, jadi pasti fisik jadi PR utama."
Jorji menyatakan bahwa selama dua minggu terakhir fokusnya adalah pembenahan fisik dan teknik dengan porsi latihan yang tidak jauh berbeda. Latihan ini memfokuskan apa yang ingin diterapkan nanti.
wBaca Juga: Final BWF: Indonesia Kirim 6 Wakil, Sektor Ganda Putra Masih Diandalkan Raih Gelar
Atlet tunggal putri berusia 25 tahun itu juga menyampaikan bahwa cedera yang dideritanya beberapa waktu lalu juga sudah tidak kambuh atau terlalu terasa.
"Semoga nanti di WTF tetap bisa main dengan baik dan dengan sehat juga sih saya harapannya. Ya karena ingin memberikan yang terbaik juga di sana," kata Gregoria.
Selain Gregoria, lima wakil lainnya yang turun dibWTF 2024 adalah Jonatan Christie, Fajar Alfian/Muhammad Rian Arsianto, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Febriana Dipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja
BWF World Tour Finals 2024 sendiri rencananya akan berlangsung dari 11-15 Desember 2024 di Hangzhou, China. Turnamen ini menyediakan hadiah sebesar US$2,5 juta atau setara Rp39,6 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






