Akurat
Pemprov Sumsel

Dianggap Penerus Taufik Hidayat di Tunggal Putra, Alwi Farhan tak Merasa Terbebani

Leo Farhan | 18 Februari 2025, 00:17 WIB
Dianggap Penerus Taufik Hidayat di Tunggal Putra, Alwi Farhan tak Merasa Terbebani
 
 
AKURAT.CO, Alwi Farhan mengaku tidak merasa terbebani dengan anggapan yang menyebutnya sebagai suksesor (penerus) Taufik Hidayat di sektor tunggal putra bulutangkis Indonesia.
 
"Enggak sih Mas, saya malah baru tahu. Tapi, saya harap saya bisa menjalankan apa yang sudah ditugaskan untuk menjadi tugas saya," kata Alwi Farhan saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Senin (17/2).
 
Pebulutangkis berusia 19 tahun itu mampu tampil sempurna sepanjang Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia (BAMTC) 2025 yang bergulir di Conson Gymnasium, Qingdao, China, 11-16 Februari 2025.
 
 
Alwi Farhan selalu mampu menyumbang poin ketika dipercaya turun memperkuat Tim Merah Putih sejak babak penyisihan grup hingga partai final melawan China, Minggu (16/2).
 
Menurutnya, hal tersebut adalah cara dia untuk bisa membayar kepercayaan pelatih, senior, dan pengurus PBSI karena sudah menurunkannya dalam pertandingan.
 
Seperti saat laga final ketika Alwi mampu membawa Indonesia memimpin 2-0 usai menundukkan wakil China, Hu Zhe'an, dengan laga straight set (21-15 dan 21-13).
 
"Saya rasa Hu Zhe'an juga salah satu pemain yang bagus. Kami sudah sering bertemu waktu junior, akhirnya kami bertemu lagi di tahun ini," katanya.
 
 
"Saya sudah mempersiapkan segala kemungkinan di lapangan dan alhamdulillah saya bisa mengatasinya dengan baik dengan dibantu strategi dan arahan dari belakang."
 
Alwi sebenarnya cukup senang dengan penampilannya di BAMTC 2025. Namun kurang puas lantaran masih banyak hal yang harus dia kejar lagi. 
 
Pada BAMTC 2025, Indonesia tidak menurunkan pemain senior pada sektor tunggal putra. Selain Alwi, Merah Putih juga diperkuat oleh Yohanes Saut Marcellyno.
 
Alwi tidak menampik ada beban saat menjalani pertandingan. Namun, dia tetap berusaha untuk bisa mengontrol hal itu dan keluar dari tekanan pertandingan.
 
"Saya punya resep untuk turnamen beregu, untuk bagaimana cara mengatasi ketegangan. Mungkin agak sedikit tengil atau bagaimana, (tapi) itu salah satu cara saya untuk bisa lebih main tenang," katanya.
 
Apalagi jika dilihat secara peringkat, Alwi saat ini ada di peringkat 43 dunia sedangkan Saut ada di peringkat 63 dunia.
 
Peringkat terbaik Indonesia di sektor tunggal ditempati oleh Jonatan Christie yang ada di peringkat tiga dunia.
 
"Mungkin untuk dibilang di tunggal putra kami rankingnya yang paling, bisa dibilang, cukup paling bawah. Tapi, kami ingin menunjukkan walaupun ranking kami di bawah tapi kami bisa menunjukkan secara kualitas," katanya 
 
Setelah ini Alwi akan kembali bersiap untuk segera tampil di Turnamen Super 300 Jerman Terbuka yang bergulir di Westenergie Sporthalle, Mulheim, 25 Februari sampai 2 Maret mendatang.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H