PBSI Uji Coba Kombinasi Baru, Muhammad Rian Ardianto Dipasangkan dengan Yeremia dan Rahmat
Leo Farhan | 4 September 2025, 20:13 WIB

AKURAT.CO, Sektor ganda putra Pelatnas PBSI terus melakukan perombakan untuk menemukan pasangan paling ideal. Salah satunya adalah Muhammad Rian Ardianto yang akan menjalani rangkaian uji coba bersama dua partner berbeda hingga akhir tahun.
Pelatih Kepala Sektor Ganda Putra pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa Rian akan terlebih dahulu dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di dua turnamen Asia, yakni China Masters 2025 (16–21 September) dan Korea Terbuka 2025 (23–28 September).
"Setelah Rian/Yere dicoba di China dan Korea, untuk mencari alternatif Rian juga akan dipasangkan dengan Rahmat Hidayat," kara Antonius melalui pernyataan resminya.
"Dari situ akan dilihat penampilan mereka, bagaimana chemistry antara Rian/Yeremia dan Rian/Rahmat. Hasilnya akan dipertimbangkan untuk ke depannya."
Uji coba dengan Rahmat rencananya akan dilakukan di tur Eropa pada Oktober mendatang. Pasangan Rian/Rahmat dijadwalkan turun di tiga turnamen, yaitu Denmark Terbuka (14–19 Oktober), Prancis Terbuka (21–26 Oktober), dan Hylo Terbuka (28 Oktober–2 November).
Menurut Antonius, hasil dari seluruh uji coba ini nantinya akan menjadi tolok ukur pihaknya sebelum menentukan pasangan tetap bagi Rian yang kemungkinan besar bakal dicerai dengan Fajar Alfian.
"Rangkaian turnamen Kumamoto Masters dan Australia Open juga akan jadi bahan evaluasi. Dari hasil-hasil ini nanti akan saya tentukan dengan siapa Rian akan berpasangan," ujarnya.
Baca Juga: Sukses dengan Fajar/Fikri, PBSI Lanjutkan Eksperimen Ganda Putra dengan Duet Rian/Yeremia
Perombakan di sektor ganda putra ini juga diiringi dengan kembalinya duet Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Pasangan sensasional itu langsung menunjukkan hasil positif dengan meraih gelar juara di China Terbuka 2025 (Super 1000) pada Juli lalu. Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi keduanya untuk bersaing di level tertinggi.
Langkah rotasi pasangan ini merupakan bagian dari strategi PBSI untuk menjaga kedalaman skuad dan mengasah lebih banyak kombinasi-kombinasi baru yang bisa bersaing di level elite dunia.
Beberapa pasangan lama dipecah, sementara pasangan baru dibentuk agar sektor ganda putra tetap mampu tampil kompetitif di kancah internasional.
Dengan berbagai uji coba yang dijalankan, PBSI berharap bisa memunculkan kembali pasangan ganda putra yang mampu bersaing ketat dengan pasangan papan atas dunia sekaligus menjaga tradisi prestasi di sektor ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









