Akurat
Pemprov Sumsel

Hong Kong Terbuka: Apriyani/Fadia dan Ana/Meilysa Tersingkir, Ganda Putri Indonesia Habis

Leo Farhan | 11 September 2025, 16:10 WIB
Hong Kong Terbuka: Apriyani/Fadia dan Ana/Meilysa Tersingkir, Ganda Putri Indonesia Habis
 
AKURAT.CO, Perjuangan sektor ganda putri Indonesia di Hong Kong Terbuka 2025 sudah harus terhenti di babak 16 besar menyusul kekalahan pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
 
Bertanding di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Kamis (11/9), Apriyani/Fadia dipaksa menyerah dari unggulan enam Hong Kong Terbuka asal Jepang, Arisa Igarashi/Chiharu Shida, dengan skor 16-21, 19-21.
 
Fadia mengakui mereka masih belum menemukan pola permainan lawan di gim pertama laga Hong Kong Terbuka kali ini sehingga kerap tertekan. Ditambah penampipan cemerlang Arisa di depan net yang kerap merepotkan mereka.
 
 
Selain itu, kencangnya laju shuttlecock juga membuat Apriyani/Fadia tidak bisa benyak melakukan rally lantaran Arisa/Shida lebih berani untuk mempercepat pola permainan mereka.
 
Kekalahan ini bakal dijadikan evaluasi bagi Apriyani/Fadia untuk bisa kembali mengasah kelebihan mereka sekaligus mengembangkan pola permainan baru untuk lebih baik lagi ke depannya.
 
"Arisa memang menutup permainan. Saya pribadi baru mendapat pola permainan setelah interval game kedua, tapi sayang di poin 19-19 saya kurang tenang," kata Apriyani usai laga melalui keterangan resminya.
 
Di laga lain, pasangan muda Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga harus angkat koper setelah kalah dari unggulan kedua asal Malaysia, Tan Pearly/Thinaah Muralitharan, dengan skor 18-21 dan 17-21.
 
 
Meilysa mengungkapkan bahwa momentum pertandingan langsung berubah total ketika mereka gagal menjaga keunggulan atas finalis Kejuaraan Dunia 2025 itu.
 
"Di game pertama saat unggul 16-10, lawan merubah permainan, jadi lebih cepat dan kami sedikit kurang siap. Kedepannya, yang pasti kami mau perbaiki tempo bermain," kata Meilysa.
 
Febriana menambahkan, konsistensi lawan menjadi pembeda utama pada laga kali ini. Apalagi jika dilihat dari pola permainan, Febriana/Meilysa cukup nyaman dengan pola yang diterapkan.
 
"Pola permainan kami sebenarnya sudah enak, tapi kami banyak salah buang bola. Saat mereka mempercepat permainan, kami malah terbawa tempo lawan. Mereka cukup solid dan konsisten," jelas pebulutangkis yang karib disapa Ana itu.
 
Kekalahan ini membuat sektor ganda putri Indonesia tanpa wakil di babak perempat final. Sebelumnya, hasil tak jauh berbeda juga diderita pasangan Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi yang takluk atas wakil Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, dalam dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 14-21.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H