Akurat
Pemprov Sumsel

SEA Games: Ana/Trias Harus Puas Raih Perak Usai Lewati Duel Ketat Lawan Andalan Malaysia

Leo Farhan | 14 Desember 2025, 22:32 WIB
SEA Games: Ana/Trias Harus Puas Raih Perak Usai Lewati Duel Ketat Lawan Andalan Malaysia
 
Laporan langsung Akurat.co dari SEA Games Thailand 2025 ini didukung oleh Jamkrindo dan Telkomsel.
 
AKURAT.CO, Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, harus puas membawa pulang medali perak SEA Games Thailand 2024.
 
Ana/Trias-sapaan Febriana/Meilysa-meraih perak setelah takluk dari unggulan pertama asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, pada final SEA Games Thailand 2025.
 
Bertarung di Universitas Thammasat, Pathum Thani, Thailand, Minggu (14/12), Ana/Trias menyerah usai melewati laga sengit tiga gim dengan skor akhir 16-21, 21-19, dan 17-21 dalam laga berintensitas tinggi.
 
 
Ana bahkan mengakui laga final ini berjalan ketat sejak awal karena kedua pasangan sama-sama tampil dengan ambisi besar untuk meraih kemenangan.
 
"Intensitas pertandingan hari ini sangat tinggi, semua ingin menang. Sayang di gim ketiga hasilnya belum seperti yang kami harapkan, tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin dan berjuang sampai akhir," kata Ana.
 
"Tetap bersyukur dengan medali perak ini. Ini bisa jadi modal untuk kami ke depan supaya lebih baik dan berlatih lebih semangat lagi," ujar Trias.
 
Ana menilai sejumlah momen krusial turut memengaruhi jalannya gim penentuan. Keputusan koreksi dari umpire di poin-poin penting disebut cukup berdampak saat mereka tengah berada di bawah tekanan.
 
 
"Di poin-poin kritis ada koreksi keputusan dari umpire, itu cukup berpengaruh karena kami sedang tertekan dan ingin keluar dari tekanan untuk mencari poin," katanya.
 
Meski demikian, Ana menegaskan bahwa kekalahan tidak semata ditentukan faktor eksternal. Ia mengakui masih ada kesalahan yang ia dan Trias lakukan ketika sempat berada dalam posisi unggul di gim ketiga.
 
"Saat kami unggul, lawan jadi lebih bermain aman, sementara kami justru terburu-buru ingin mendapatkan poin. Dari sisi penyerangan, kami juga kurang inisiatif untuk mengambil keputusan," katanya.
 
Sementara itu, Trias memilih mengambil sisi positif dari hasil akhir di partai puncak. Meski kecewa karena gagal mempersembahkan emas, ia tetap bersyukur bisa membawa pulang medali perak untuk Indonesia.
 
Medali perak dari sektor ganda putri menambah koleksi podium Indonesia di cabang olahraga bulutangkis SEA Games Thailand 2025, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi pasangan Ana/Trias untuk menghadapi agenda turnamen internasional berikutnya.
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H