Akurat
Pemprov Sumsel

Korea Terbuka: Amri/Nita Singkirkan Unggulan 6 Asal Jepang, Apriyani/Fadia Terhenti

Leo Farhan | 25 September 2025, 12:40 WIB
Korea Terbuka: Amri/Nita Singkirkan Unggulan 6 Asal Jepang, Apriyani/Fadia Terhenti
 
AKURAT.CO, Pasangan ganda campuran muda bulutangkis Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, mencuri sorotan di babak 16 besar Korea Terbuka 2025.
 
Tak lain karena Amri/Nita menumbangkan unggulan keenam Korea Terbuka asal Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito.
 
Kemenangan straight set dengan skor 21-19 dan 21-14 di Suwon Gymnasium, Suwon, Korea Selatan, Kamis (25/9) itu, terasa spesial karena menjadi ajang revans usai kekalahan sebelumnya.
 
 
Amri mengaku lega bisa membalas sekaligus menumbangkan pasangan top sepuluh dunia.
 
"Alhamdulillah bisa menang, lega bisa revans lawan mereka," ujar Amri usai laga.
 
"Dari awal kami langsung mempercepat tempo, tidak mau kalah speed. Risikonya memang melelahkan, tapi itu harus diambil. Selain itu, kami bermain nothing to lose."
 
Ia menambahkan bahwa hasil ini penting untuk meningkatkan mental bertanding. Apalagi mereka mengalahkan pasangan unggulan yang sudah pernah juara Super 500 dan masuk peringkat sepuluh besar dunia.
 
"Kemenangan ini pasti berpengaruh pada kepercayaan diri. Semoga dari sini kami bisa terus bermain lepas tanpa beban," kata Amri.
 
 
Sementara itu, Nita mengungkapkan bahwa ia sempat terburu-buru di gim pertama. Beruntung komunikasi yang terjalin antara dia dengan Amri mengingatkan Nita untuk kembali bermain lebih tenang.
 
"Saat sudah unggul dan memasuki akhir gim, saya malah ingin cepat menyelesaikan. Itu justru menguntungkan lawan. Kak Amri dan pelatih terus mengingatkan saya untuk lebih tenang dan sabar," tuturnya.
 
Sayang, hasil positif ini tidak mampu diikuti wakil Indonesia dari sektor ganda putri, di mana langkah Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus terhenti.
 
Pasangan andalan Indonesia itu dikalahkan unggulan tiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee, dengan skor 12-21, 16-21.
 
Apriyani/Fadia tampil di bawah performa mereka,
dan terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri sejak gim pertama hingga awal gim kedua.
 
Walau permainan mereka sempat membaik, namun hal tersebut sudah telat untuk mengejar ketertinggalan.
 
"Setelah interval permainan kami membaik, tapi saya terlalu banyak salah bola atas. Akhirnya Fadia yang banyak cover belakang. Hawa pertandingan kami sudah naik terus. Semoga hal positif lain datang ke depan," katanya.
 
Sementara itu, Fadia menilai bahwa inkonsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama mereka. Pola permainan mereka sebenarnya masih sama, hanya saja belum benar-benar solid.
 
"Kadang dapat, kadang hilang lagi. Masih jadi PR untuk bisa konsisten. Kurang puas dengan performa hari ini, tapi dari sini kami tahu apa yang harus dievaluasi," kata Fadia.
 
Hasil ini mengantarkan Amri/Nita menjadi wakil Indonesia pertama yang mampu mengamankan tiket perempat final Korea Terbuka 2025.
 
Skuad bulutangkis Merah Putih juga masih berpeluang menambah wakil lainnya di babak 16 besar.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H