Australia Terbuka: All-Indonesian Final, Rachel/Febi Rebut Gelar Usai Drama Tiga Gim Lawan Ana/Trias
Leo Farhan | 23 November 2025, 19:11 WIB

AKURAT.CO - Pasangan ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, menutup rangkaian Australia Terbuka 2025 dengan manis setelah memenangkan partai final di Quaycentre, Sydney, Minggu (23/11).
Rachel/Febi mampu mengatasi perlawanan kompatriotnya, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, lewat laga ketat tiga gim 18-21, 21-19, dan 23-21.
Kemenangan ini menjadi titel World Tour level Super 500 pertama bagi Rachel/Febi sejak dipasangkan. Keduanya memperlihatkan daya juang luar biasa setelah terus tertinggal poin di gim penentu namun mampu membalikkan keadaan.
"Sungguh bersyukur, Puji Tuhan kami bisa juara. Ini pembuktian dari latihan dan usaha kami selama dipasangkan," kata Rachel.
"Kami selalu tertinggal poin, kami terus tertekan tapi akhirnya bisa balik dan menang, ternyata dalam kondisi apapun kami masih punya kesempatan yang sama untuk jadi juara."
Rachel/Febi menegaskan gelar ini bukan akhir dari perjalan mereka, melainkan pijakan awal untuk menjaga performa dan menembus level atas.
"Banyak pelajaran dari turnamen-turnamen sejauh ini. Kami mau terus improve dan mengejar top level," jelas Rachel.
"Sangat sulit mencapainya, perlu perjuangan, kerja keras, dan pengorbanan," Febi menambahkan.
Sementara itu untuk Ana/Trias, mereka mengakui perasaannya campur aduk setelah menyerah dengan skor tipis. Masih banyak evaluasi yang harus dilakukan untuk bisa terus konsisten bersaing di level atas.
"Senang, excited, tapi ada rasa tidak puas juga. Yang penting kami bisa mengeluarkan semua kemampuan. Ini batu loncatan untuk jadi nomor satu," jelas Ana.
"Harus belajar terus memperbaiki kesalahan. Kami tetap bersyukur, semangat terus, pantang menyerah dan latihan sampai juara satu," Trias menambahkan.
Hasil ini menegaskan dominasi Indonesia di sektor ganda putri Australia Terbuka 2025, sekaligus menjadi modal penting menuju rangkaian turnamen akhir musim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









