Bongkar Pasang Pemain Berbuah Manis, Karel Mainaky Sebut 2 Pasangan Tunjukkan Tren Positif
Leo Farhan | 26 November 2025, 18:07 WIB

AKURAT,CO, Pelatih Kepala Ganda Putri Utama Pelatnas PBSI, Karel Mainaky, menilai pencapaian all Indonesian final di Australia Terbuka 2025 menjadi sinyal positif perkembangan sektor ganda putri Merah Putih.
Dua pasangan ganda putri baru, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspita Sari, dinilai mampu tampil stabil dan menunjukkan progress paling menjanjikan dalam beberapa bulan terakhir.
Karel Mainaky menyebut bahwa keberhasilan menghadirkan laga final sesama wakil Indonesia di ajang Super 500 kemarin bukan karena "resep khusus", melainkan perpaduan kenyamanan bermain dan kesiapan mental kedua pasangan tersebut.
"Feel mereka pas lagi dapat, hati dan pikiran nyatu. Defense mereka bagus, jadi serangannya lebih teratur, rotasinya juga jalan. Intinya di situ," jelas Karel Mainaky di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (26/11).
Dua Pasangan Tampil Stabil, Dua Lainnya Masih Cari Irama
Dari empat pasangan utama, Karel menilai dua pasangan yang melaju ke final Australia Terbuka tampil paling konsisten. Sementara dua pasangan lainnya dianggap belum menemukan ritme permainan.
"Kadang dari pemain itu feel-nya belum dapat. Kita sudah omongin, arahin, tapi tetap kembali ke mereka masing-masing," katanya.
Meski hasil Australia Terbuka sangat positif, Karel menegaskan targetnya di setiap turnamen tetap sama, yakni berusaha menjadi juara.
"Tiap turnamen kalau bisa juara ya juara. Kalau tidak bisa, ya kita latihan lagi. Sistemnya begitu," katanya.
Untuk Rachel/Febi, Karel mengakui ada perbaikan signifikan sejak pertemuan di Finlandia. Dari yang sebelumnya main kurang kompak, sekarang hasilnya sudah mulai kelihatan.
Baca Juga: Arctic Terbuka: Ganda Putri Indonesia Siap Tempur, Rachel/Febi Waspadai Duet China Keng/Li
PBSI kini mulai membentuk pola bermain yang lebih solid bagi kedua pasangan sebagai pondasi menuju turnamen-turnamen besar.
Karel juga memastikan dua pasangan ini akan terus diproyeksikan bersama setelah berdiskusi dengan Asisten Pelatih Ganda Putri Pelatnas PBSI, Nitya Krishinda Maheswari.
"Dilihat dari perkembangan sampai saat ini, kita terusin (dipasangkan)," tegasnya.
Walau begitu, tim pelatih tidak ingin terburu-buru menaikkan level turnamen untuk kedua pasangan tersebut. Ia menilai level Super 300 masih perlu dimaksimalkan untuk membangun kepercayaan diri dan konsistensi.
"Maunya pelan-pelan. Di beberapa turnamen atas belum tembus-tembus. Kali ini pas lagi bagus, jadi tetap biar mereka lebih pede lagi. Kita masih butuh di 300," ujar Karel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







