Akurat
Pemprov Sumsel

All England: Raymond/Indra Ditumbangkan Duet Ranking 1 Dunia, Indonesia Pulang Tanpa Gelar

Hervin Saputra | 8 Maret 2026, 17:13 WIB
All England: Raymond/Indra Ditumbangkan Duet Ranking 1 Dunia, Indonesia Pulang Tanpa Gelar
Pasangan ganda putra bulutangkis Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (putih-biru), usai bersalaman dengan duet asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Sung Jae, usai bertarung di semifinal All England 2026 di Birmingham, Sabtu (7/3/2026). PBSI

AKURAT.CO, Harapan terakhir Indonesia di All England 2026, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, belum bisa memberikan gelar. Pasangan ganda putra bulutangkis muda Indonesia itu terhenti di semifinal.

Bertanding untuk semifinall All England di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, Sabtu (8/3), Raymond/Joaquin kalah dua set langsung dengan skor 19-21 dan 13-21 atas unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.

Raymond/Joaquin yang merupakan debutan di All England kali ini takluk dalam duel berdurasi 48 menit. Mereka mengaku hilang konsentrasi ketika sempat unggul di set pertama.

“Di gim pertama kami sudah unggul tapi tapi konsentrasinya kurang jadi lawan bisa membalikkan keadaan,” kata Raymond usai laga sebagaimana dipetik dari rilis resmi PBSI.

“Mereka punya kekuatan yaitu bisa tampil konsisten terutama di poin-poin akhir.”

Adapun Joaquin mengakui bahwa menghadapi Kim/Seo yang merupakan pasangan peringkat satu dunia plus juara bertahan tersebut memberikan sensasi yang berbeda.

“Melawan peringkat satu dunia kami banyak mendapat pelajaran. Mereka dari pemanasan saja auranya sudah berbeda,” kata Joaquin.

“Kami akan mencoba meniru seperti mereka supaya bisa kami bisa lebih baik ke depannya.”

Dengan kekalahan Raymond/Indra, maka final All England untuk sektor ganda putra tahun ini mempertemukan Kim/Seo menghadapi pasangan terbaik Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Adapun Aaron/Soh sukses menapakkan kaki ke partai final dengan menyingkirkan wakil China, Chen Bo Yang/Liu Ying, dalam pertarungan dua set dengan skor 21-11 dan 21-19.

Korea Selatan mengirim wakil terbanyak di final All England tahun ini dengan tiga wakil. Selain Kim/Seo di ganda putra, ada An Se Young di tunggal putri dan Baek Ha Na/Lee So Hee di ganda putri.

Bagi Indonesia, tahun ini menandai dua kali beruntun tanpa memenangi gelar di turnamen bulutangkis tertua di dunia tersebut.

Indonesia kali terakhir meraih juara di All England pada 2024 melalui Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Hal lain adalah pada All England 2026 Indonesia menurunkan sebagian besar pemain muda. Di antaranya adalah Alwi Farhan dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.