Swiss Terbuka: Anthony Ginting Tampil Klinis, Alwi Farhan Tunjukkan Mentalitas Baja

AKURAT.CO, Sektor tunggal putra Indonesia sukses mengirimkan dua wakil terbaiknya ke babak perempat final Swiss Terbuka 2026.
Bertanding di St Jakobshalle, Basel, Swiss, Kamis (12/3) waktu setempat, Anthony Sinisuka Ginting dan Alwi Farhan mampu menunjukkan penampilan impresif di babak 16 besar Swiss Terbuka.
Di laga pertama, Alwi Farhan yang datang sebagai unggulan keenam Swiss Terbuka harus melewati laga dengan tensi yang cukup tinggi saat menghadapi wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh.
Meski sempat tertekan, Alwi Farhan menunjukkan mentalitas yang luar biasa untuk meraih kemenangan 21-17 dan 22-20.
"Jason Teh mempunyai postur yang tinggi besar, serangannya tajam dan kencang. Antisipasinya sebenarnya tidak berjalan impresif, tapi saya mencoba lebih berani, lebih konsisten, dan lebih percaya pada kemampuan diri," kata Alwi mengenai jalannya laga.
Pebulutangkis muda ini juga mengungkapkan pergolakan batin saat dirinya tertinggal. Beruntung, walau sempat tertekan sejak awal laga, ia mampu menjaga fokus untuk bisa meraih kemenangan.
"Saya tertekan sejak awal, tapi alhamdulillah bisa keluar. Saya sempat merasa ricuh di dalam diri, jadi saya mencoba menenangkan diri sendiri. Tak ada yang tak mungkin sebelum wasit menyatakan gim selesai," tegas Alwi.
Mengenai aksi ikonik menepuk dada usai laga, Alwi menyebut itu sebagai cara melepas ketegangan.
Di mana rasa ingin meraih kemenangan sangat besar yang coba ia tenangkan dengan menepuk dada.
"Itu salah satu cara menenangkan diri karena keinginan menang saya sangat besar, jadi ada tekanan yang coba ditenangkan," tambahnya.
Anthonu Ginting: Tubuh Fit, Fokus All Out Layaknya Partai Final
Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting tampil sangat dominan saat menghadapi wakil China, Wang Zheng Xing.
Lewat strategi yang matang hasil diskusi dengan sang pelatih, Ginting menyudahi perlawanan Wang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-16.
Ginting mengungkapkan rasa syukurnya karena performanya terus menanjak sejak babak kualifikasi. Yang terpenting, cedera lama yang sempat menghantuinya kini tak lagi terasa.
"Bersyukur banget, performa dan kesiapan berjalan baik. Dari cedera-cedera yang ada, sampai hari ini tidak ada yang mengganggu. Memang tetap harus dijaga terus karena saya percaya kalau memang tubuhnya sehat, siap, ya tinggal fokus tinggal di lapangannya," kata Ginting.
Menariknya, Ginting kini terlihat lebih ekspresif di lapangan. Ia mengaku memperlakukan setiap pertandingan layaknya partai puncak.
"Saya menganggap setiap match adalah final. Dari persiapan sampai poin terakhir, sebisa mungkin kayak anggap final, fokus dan all out," pungkas pemain asal Cimahi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









