Faktor Keamanan Timur Tengah, PBSI Tarik Thalita Ramadhani dari Orleans Masters 2026

AKURAT.CO, Pebulutangkis muda Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, dipastikan batal berlaga di ajang Orleans Masters 2026.
Keputusan ini diambil Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) dengan pertimbangan keamanan perjalanan.
Pelatih Tunggal Putri Pelatnas PBSI, Imam Tohari, mengonfirmasi bahwa penarikan Thalita Ramadhani Wiryawan dilakukan demi keselamatan sang atlet mengingat situasi geopolitik yang sedang tidak menentu di kawasan Timur Tengah.
Imam Thohari menjelaskan bahwa rute perjalanan menuju Prancis mengharuskan atlet melewati atau melakukan transit di kawasan yang saat ini kondisinya sangat dinamis.
Hal ini menjadi risiko besar, terutama karena Thalita Ramadhani Wiryawan dijadwalkan berangkat tanpa pendampingan tim besar.
Situasi di Timur Tengah yang fluktuatif menjadi rapor merah bagi tim pelatih dan manajemen untuk melepas atlet muda tersebut sendirian.
"Thalita Ramadhani Wiryawan diputuskan untuk tidak tampil pada Orleans Masters 2026 dengan mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan dalam perjalanan menuju lokasi turnamen," kata Imam melalui keterangan resminya.
"Kondisi Thalita yang harus melakukan perjalanan seorang diri dinilai dapat meningkatkan potensi risiko selama perjalanan. Situasi dinamis di kawasan Timur Tengah menjadi pertimbangan utama kami."
Langkah menarik Thalita dari turnamen Level Super 300 ini bukan keputusan sepihak. Imam menegaskan bahwa tim pelatih telah melakukan diskusi mendalam dengan tim pendukung untuk menimbang azas manfaat dan risiko.
Hasilnya, keselamatan nyawa dan kenyamanan mental atlet jauh lebih berharga daripada poin kualifikasi di turnamen tersebut.
Meski batal terbang ke Prancis, program latihan Thalita dipastikan tidak terganggu. PBSI kini tengah menyusun ulang jadwal tanding bagi pemain tunggal putri tersebut di ajang lain yang memiliki kondisi lingkungan lebih stabil.
"Thalita akan kembali fokus mempersiapkan diri dan bertanding untuk turnamen berikutnya dalam situasi yang lebih komprehensif," tutup Imam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








