Akurat
Pemprov Sumsel

Kejuaraan Bulutangkis Asia: ​Tiwi/Fadia Susul Fajar/Fikri ke Semifinal, Gilas Unggulan 6 Asal Jepang

Dian Eko Prasetio | 10 April 2026, 21:48 WIB
Kejuaraan Bulutangkis Asia: ​Tiwi/Fadia Susul Fajar/Fikri ke Semifinal, Gilas Unggulan 6 Asal Jepang
Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, saat beraksi di perempat final Kejuaraan Bulutangkis Asia 2026 di Ningbo, China, Jumat (10/4/2026). PBSI

AKURAT.CO, Sektor ganda putri Indonesia memastikan satu wakil di babak semifinal Kejuaraan Bulutangkis Asia atau Badminton Asia Championships (BAC) 2026.

Pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil perkasa dengan menumbangkan unggulan keenam asal Jepang, Rin Iwanaga/Kie Nakanishi.

Berlaga di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Jumat (10/4), Tiwi/Fadia hanya membutuhkan waktu 43 menit untuk mengunci kemenangan dengan skor 21-12 dan 21-16.

Hasil impresif di laga Kejuaraan Bulutangkis Asia kali ini sekaligus membuat mereka menyusul langkah duo ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang lebih dulu mengamankan tiket semifinal.

Tiwi/Fadia menunjukkan dominasi total sejak awal laga. Belajar dari kekalahan di pertemuan sebelumnya saat mereka sempat kehilangan momentum, pasangan yang baru diduetkan pada Januari lalu ini tampil lebih solid dan terjaga secara mental.

"Alhamdulillah perasaannya senang, karena ini baru pertama kali kami tembus babak semifinal di Kejuaraan Asia. Tapi perjuangan belum usai, masih ada babak berikutnya," kata Tiwi usai laga.

"Pertemuan terakhir kami kalah akibat kurang fokus padahal sempat unggul di awal. Tadi kami mencoba untuk menjaga fokus dan mengantisipasi bola-bola panjang mereka."

Sementara bagi Fadia, kemenangan ini memiliki arti ganda. Selain membawa Merah Putih ke semifinal turnamen setara Super 1000, hasil ini juga menjadi pembuktian kemajuannya bersama Tiwi dalam waktu singkat.

"Tembus semifinal level Super 1000 pastinya senang karena kami baru dipasangkan. Kami mau secepatnya bermain di top level. Semoga ini bisa menjadi batu loncatan," tutur Fadia.

Selain itu, Tiwi/Fadia juga merasa puas karena pola permainan yang diinginkan pelatih berjalan mulus di lapangan.

Menariknya, ini merupakan kemenangan perdana Fadia atas Iwanaga/Nakanishi setelah di beberapa pertemuan sebelumnya dengan partner berbeda selalu menelan kekalahan.

"Kami lebih mengontrol ketenangan di lapangan dan menjaga komunikasi. Pertandingan hari ini sudah sesuai dengan pola yang kami inginkan," tegas Fadia.

Menghadapi partai semifinal besok, Tiwi/Fadia tidak ingin terbebani dengan ekspektasi tinggi. Mereka bertekad untuk tampil tanpa beban namun tetap dengan semangat juang yang tinggi untuk merebut tiket ke partai puncak.

"Untuk besok mainnya mau nothing to lose dan lebih nekat," kata Tiwi menuntaskan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.