Akurat
Pemprov Sumsel

Piala Uber: Debutan dan Termuda, Thalita dan Dhinda Hanya Ingin Main Enjoy

Dian Eko Prasetio | 20 April 2026, 20:53 WIB
Piala Uber: Debutan dan Termuda, Thalita dan Dhinda Hanya Ingin Main Enjoy
Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Thalita Ramadhani Wiryawan, dalam sesi latihan di Horsens, Denmark, Minggu (19/4/2026). PBSI

AKURAT.CO, Memasuki hari ketiga pemusatan latihan di Horsens, Denmark, atmosfer tim bulutangkis Indonesia makin positif menuju gelaran Piala Thomas & Uber 2026.

Dua debutan tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Thalita Ramadhani Wiryawan, menjadi sorotan lantaran semangat yang ditunjukkan mereka menyambut laga perdana Piala Uber tahun ini.

Meski berstatus sebagai pendatang baru di turnamen beregu paling bergengsi ini, baik Dhinda maupun Thalita mengaku sangat excited dan tidak sabar untuk segera mengayunkan raket di Forum Horsens.

Thalita yang baru menginjak usia 18 tahun didapuk sebagai anggota termuda dalam skuad Uber Indonesia tahun ini. Kendati demikian, ia menegaskan tidak ingin statusnya tersebut menjadi beban mental di lapangan.

"Saya di sini menjadi anggota termuda dan rasanya excited. Tidak mau dijadikan beban dan mau mencoba enjoy," kata Thalita melalui keterangan yang diterima Akurat.co, Senin (20/4/2026).

Senada dengan Thalita, Dhinda juga merasakan kebanggaan luar biasa bisa dipercaya masuk dalam barisan tunggal putri Merah Putih.

"Pasti senang banget karena bisa terpilih menjadi perwakilan tunggal putri untuk Uber," kata Dhinda.

Pematangan persiapan tim tidak hanya berkutat pada aspek teknik dan fisik. Dukungan moril dari para senior di Pelatnas PBSI diakui menjadi kunci utama cairnya suasana di dalam tim.

Dhinda dan Thalita merasa sangat terbantu dengan keterbukaan para kakak kelas mereka yang berusaha menghapus batasan atau gap antar-pemain.

"Pasti kakak-kakak saya memberi support penuh buat saya. Kami juga terus membaur, menyatu komunikasi dan chemistry-nya," terang Thalita.

Dhinda menambahkan bahwa komunikasi intens terus dilakukan setiap hari untuk menjaga kekompakan.

"Setiap hari kami selalu ada sharing dan ngobrol. Kakak-kakak di sini berusaha bikin tim nyaman dan terbuka satu sama lain," ucapnya.

Ambisi besar kedua pemain muda ini ternyata berakar dari keberhasilan tim Uber Indonesia menembus babak final pada edisi 2024 lalu.

Perjuangan senior mereka kala itu memantik api semangat bagi Dhinda dan Thalita untuk memberikan kontribusi nyata.

"Dua tahun lalu saya nonton di TV dan itu keren banget perjuangannya. Saya juga ingin merasakan momen seperti itu, jadi mau menyumbang poin untuk Indonesia bila diturunkan dan membawa tim Uber melangkah sejauh mungkin," kata Dhinda optimis.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.