Singapura Terbuka: Tertekan Power Eksplosif Lawan, Dongeng Alwi Farhan Terhenti di Semifinal

AKURAT.CO, Dongeng yang tengah diukir pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, di ajang Singapura Terbuka 2026 akhirnya terhenti. Langkah Alwi terpaksa terhenti di babak semifinal usai ditumbangkan wakil Prancis, Alex Lanier.
Bertanding di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura, Sabtu (30/5/2026) malam WIB, Alwi Farhan dibuat tidak berkutik oleh agresivitas permainan Alex Lanier.
Situasi itu membuatnya harus menyerah lewat straight game 14-21 dan 11-21 di babak semifinal Singapura Terbuka.
Alwi Farhan bahkan mengakui bahwa dirinya tidak mampu keluar dari tekanan hebat yang dilancarkan oleh Alex Lanier sepanjang laga Singapura Terbuka kali ini.
Karakter permainan Lanier yang mengandalkan kekuatan pukulan kencang dan ledakan performa di depan net menyulitkan adaptasi taktik Alwi di atas lapangan.
"Sangat disayangkan hari ini saya rasanya bermain terus tertekan. Memang Alex mempunyai power yang sangat kuat, itu kelebihan dari dia yang kurang bisa saya antisipasi," jelas Alwi.
Mantan juara dunia junior ini juga menegaskan bahwa tidak ada kendala nonteknis berarti dari sisi lapangan pertandingannya. Murni, performa menekan yang konsisten dari Lanier yang membuatnya mati kutu.
"Tidak ada perbedaan kondisi lapangan, hanya Alex saja yang mencoba terus menekan saya. Jadi memang saya terus merasakan pressure yang berlebihan karena power-nya sangat eksplosif dan sangat kencang, membuat saya susah keluar dari tekanan," jelas Alwi.
Momentum kebangkitan Alwi juga sempat buyar karena beberapa kali peluang emas untuk meraih angka justru mampu dimentahkan kembali oleh pertahanan solid sang lawan.
Sejatinya, tim kepelatihan Indonesia telah membekali Alwi dengan amunisi taktik yang matang sebelum laga dimulai. Namun, realisasi di atas lapangan tidak berjalan mulus karena determinasi tinggi yang ditunjukkan tunggal putra andalan Prancis tersebut.
"Semua sebenarnya sudah dipersiapkan, tapi memang jalannya tidak sesuai apa yang saya mau. Tapi ya pasti saya harus belajar dan evaluasi lebih mendalam, apa sih yang menjadi kelebihan yang kurang bisa saya antisipasi. Dan itu menjadi modal utama ketika nanti bertemu lagi," tegas Alwi.
Meski gagal melangkah ke partai puncak turnamen level BWF Super 750 perdananya, pencapaian menembus babak empat besar dengan menumbangkan nama-nama besar seperti Shi Yu Qi dan Kodai Naraoka tetap menjadi rapor luar biasa bagi karier Alwi.
Enggan terpuruk dalam kesedihan, Alwi menegaskan akan langsung mengalihkan fokusnya untuk bersiap menggebrak di hadapan publik sendiri pada ajang bergengsi Indonesia Terbuka 2026 di Jakarta pekan depan.
"Jadi saya akan kembali lebih kuat secepatnya dan mencoba fokus persiapan untuk Indonesia Open," kata Alwi optimistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








