Akurat Logo

Indonesia Terbuka: Sempat Kehilangan Game Pertama, Adnan/Indah Sukses Amankan Tiket Babak Kedua

Dian Eko Prasetio | 2 Juni 2026, 14:53 WIB
Indonesia Terbuka: Sempat Kehilangan Game Pertama, Adnan/Indah Sukses Amankan Tiket Babak Kedua
Pebulutangkis ganda campuran Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (putih), saat menghadapi duet Prancis, Julien Maio dan Lea Palermo, pada babak 32 besar Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026). ANTARA/Fauzan

AKURAT.CO, Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, mengawali langkah mereka di Indonesia Terbuka 2026 dengan hasil manis.

Duet Merah Putih ini berhasil mengamankan tiket babak kedua Indonesia Terbuka usai menumbangkan wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.

Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026), Adnan/Indah dipaksa memeras keringat lewat drama rubber game dengan skor akhir 14-21, 21-19, dan 21-11 di laga Indonesia Terbuka kali ini.

Adnan/Indah sejatinya mengawali pertandingan dengan kurang mulus. Pada gim pertama, mereka gagal keluar dari tekanan setelah Maio/Palermo menerapkan strategi bermain dengan tempo cepat.

Ketegangan bahkan berlanjut hingga gim kedua. Sudah berada di atas angin dengan keunggulan jauh 19-12, fokus Adnan/Indah sempat goyah hingga lawan berhasil memangkas jarak tepat di poin tua, 20-19.

Beruntung, agresivitas serangan yang terus dihujankan Adnan/Indah berhasil menyelamatkan gim kedua.

"Dari segi permainan, di gim pertama kami merasa kurang tenang, terlalu terburu-buru. Kami mencoba lagi di gim kedua, dan gim ketiganya bisa lebih tenang lagi," kata Adnan.

Adnan menambahkan, komunikasi dan saling memberikan motivasi menjadi kunci utama mereka untuk bangkit dari keterpurukan gim pertama.

"Waktu kalah di gim pertama itu kami saling support dan saling mengingatkan," jelasnya.

Senada dengan sang partner, Indah mengakui pergerakan cepat duo Prancis tersebut sempat mengacaukan ritme permainan mereka.

Namun, perubahan taktik pada gim kedua terbukti ampuh membalikkan keadaan hingga mereka mampu tampil dominan tanpa ampun pada gim penentu.

"Kami terganggu dengan pergerakan lawan, di gim kedua kami lebih mengantisipasi hal ini dan mencoba untuk lebih tenang. Kami mencoba mengecoh lawan dengan memberikan bola yang sulit mereka jangkau," urai Indah.

Lolos dari rintangan pertama, ujian mahaberat sudah langsung mengadang Adnan/Indah pada babak ke-16 besar turnamen level BWF Super 1000 ini.

Mereka dijadwalkan bakal menantang raksasa ganda campuran dunia sekaligus unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.

Menatap laga perdana kontra Feng/Huang yang di atas kertas jauh lebih diunggulkan, Adnan/Indah enggan ciut nyali. Mereka bertekad tampil lepas demi bisa menciptakan kejutan di hadapan publik sendiri.

"Kalau saya sendiri merasa lebih nothing to lose saja, tapi tetap keluarkan kemampuan kami aja. Kalau soal usaha, pasti kami berusaha," tutur Indah.

"Melawan Feng/Huang, kami harus lebih siap lagi. Kami mau fokus step by step dan tampil maksimal di setiap pertandingan," kata Adnan menambahkan.

Langkah positif Adnan/Indah diharapkan mampu menular kepada tiga wakil ganda campuran Indonesia lainnya yang juga akan baku hantam di babak pertama hari ini.

Mereka adalah Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, serta Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.