Akurat Logo

China Terbuka: Atasi Putaran Pertama! Putri KW, Sabar/Reza, dan Rehan/Gloria Melesat

Dian Eko Prasetio | 21 Juli 2026, 15:55 WIB
China Terbuka: Atasi Putaran Pertama! Putri KW, Sabar/Reza, dan Rehan/Gloria Melesat
Pebulutangkis Indonesia, Putri Kusuma Wardani, saat tampil menghadapi Han Xi di laga 32 besar China Terbuka 2026 di Changzhou, China, Selasa (21/7/2026). PBSI.

AKURAT.CO, Awal manis berhasil diukir oleh wakil-wakil Indonesia pada babak 32 besar turnamen bulutangkis bergengsi BWF World Tour Super 1000 China Terbuka 2026.

Bertanding di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, China, Selasa (21/7/2026) waktu setempat, tiga wakil Merah Putih dari tiga sektor berbeda kompak mengamankan tiket ke babak 16 besar.

Atlet tunggal putri Putri Kusuma Wardani serta pasangan ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani sukses memetik kemenangan dua gim langsung.

Sementara itu, ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja harus memeras keringat lewat pertarungan rubber game sengit.

Putri Kusuma Wardanj Buka Asa Tembus Semifinal Perdana Super 1000

Melanjutkan tren positifnya usai menjadi semifinalis di Jepang Terbuka pekan lalu, Putri Kusuma Wardani tampil solid saat menantang wakil tuan rumah, Han Qian Xi.

Menempati posisi unggulan keenam, Putri KW menyudahi perlawanan Han dua gim langsung dengan skor kembar 21-16 dan 21-16.

Kendati menang straight game, Putri Kusuma Wardani mengaku masih harus beradaptasi dengan kondisi angin di dalam lapangan yang terbilang cukup kencang.

https://www.akurat.co/badminton/875088/puji-fajar-rian-pecah-telur-di-jepang-terbuka-antonius-budi-ingatkan-segera-fokus-ke-china-terbuka

Ia juga sempat mendapat ancaman saat sang lawan menaikkan intensitas serangan di gim kedua.

"Untuk keseluruhan cukup senang dengan penampilan tadi. PR-nya lebih ke adaptasi lapangan karena kondisinya agak sedikit berbeda dari di Jepang kemarin, di sini lebih berangin," kata Putri.

Kemenangan ini kian menebal percaya diri Putri untuk mengejar target pribadinya di turnamen berlevel Super 1000 ini.

"Saya belum pernah mencapai babak semifinal Super 1000 dan semoga di sini bisa. Target pertamanya itu dulu," kata Putri.

"Dengan melihat bagan undian harusnya cukup ada peluang, tapi saya tidak boleh meremehkan siapa pun karena ini level Super 1000, mari fokus satu demi satu."

Reza Kian Membaik, Sabar/Reza Redam Racikan Baru Malaysia

Kabar gembira juga datang dari sektor ganda putra. Pasangan non-pelatnas Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil perkasa saat menghadapi racikan anyar ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Aaron Tai. Sabar/Reza menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-19.

Sabar Karyaman membeberkan bahwa inisiatif untuk memegang kendali permainan net menjadi kunci utama mereka meredam pasangan kombinasi senior-junior Negeri Jiran tersebut.

"Dengan kondisi lapangan yang berangin plus pasangan duo Aaron yang baru dipasangkan ini, kami memang harus waspada dari awal. Kami coba untuk terus mengontrol pertandingan, terus menekan, mendahului depan untuk lebih berpeluang mendapat poin," tutur Sabar.

Kemenangan ini kian terasa melegakan lantaran kondisi cedera punggung yang dialami Reza menunjukkan grafik pemulihan yang signifikan pasca-perawatan intensif.

"Kondisi punggung masih ada terasa sedikit, tapi sudah 80 persen membaik setelah ada beberapa kali treatment kemarin," kata Reza.

"Hari ini saya merasa mendingan dibandingkan saat main di Japan Open. Semoga lusa dan babak-babak selanjutnya bisa semakin membaik jadi saya juga bisa lebih maksimal."

Kembali Merasakan Hawa Laga, Rehan/Gloria Lolos dari Tekanan

Di sektor ganda campuran, kelolosan dramatis diraih oleh Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

Berhadapan dengan wakil Skotlandia, Alexander Dunn/Julie Macpherson, Rehan/Gloria dipaksa bertarung tiga gim sebelum mengunci kemenangan dengan skor 22-20, 23-25, dan 21-14.

Gloria tak menampik bahwa mereka sempat kehilangan feel pertandingan lantaran sudah absen bertanding selama lebih dari satu bulan.

"Hari ini terasa sekali setelah satu bulan lebih tidak main jadi hawanya kayak kurang dapat, jadi sepanjang laga pembawaannya coba buat bangkitin dan munculin lagi feel pertandingannya," jelas Gloria.

"Di luar itu memang kami keliru menerapkan strategi gim pertama dan kedua karena kondisi kalah-menang anginnya berbalik dari saat latihan kemarin. Jadi di gim ketiga diubah polanya dan senang bisa berhasil."

Sementara itu, Rehan menegaskan motivasi besar mereka untuk mengejar ketertinggalan poin serta tetap waspada terhadap peta persaingan ganda campuran dunia yang kini kian merata.

"Kami mau hasil yang lebih baik pastinya, kami mau mengejar ketertinggalan kami. Persaingan sekarang merata di ganda campuran, kami melihatnya tidak ada yang terlalu dominan dan harus cukup waspada dengan kehadiran beberapa pasangan baru seperti dari Amerika Serikat," ucap Rehan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.