Akurat Logo

Prancis Terbuka: Amri/Nita Awali Laga Perdana dengan Kemenangan, Kuncinya Komunikasi

Dian Eko Prasetio | 20 Oktober 2026, 20:23 WIB
Prancis Terbuka: Amri/Nita Awali Laga Perdana dengan Kemenangan, Kuncinya Komunikasi
Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, saat tampil menghadapi wakil Malaysia, Jimmy Wong/Cheng Su Yin, di babak 32 besar Prancis Terbuka 2026 di India, Selasa (20/10/2026). PBSI.

AKURAT.CO, Pasangan ganda campuran bulutangkis Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, berhasil mengamankan tiket babak 16 besar ajang BWF World Tour Super 750 Prancis Terbuka 2026.

Kepastian tersebut diraih usai menundukkan wakil Malaysia, Jimmy Wong/Cheng Su Yin, dengan skor 22-20 dan 21-18 pada laga 32 besar Prancis Terbuka di Arena Grand Paris, Prancis, Selasa (20/10/2026).

Usai pertandingan Amri Syahnawi menyampaikan rasa syukurnya atas hasil manis di laga pembuka Prancis Terbuka ini.

Walau sempat meraba-raba ritme permainan di awal gim, Amri/Nita mampu bangkit dan memegang kendali permainan hingga akhir pertandingan.

Baca Juga: Prancis Terbuka: Paris Kacau Akibat Demonstrasi, Tim Bulutangkis Indonesia Aman Waspada

"Alhamdulillah bisa memenangi pertandingan hari ini walaupun di awal-awal masih mencari ritme yang pas, masih coba ngenakin pukulan," kata Amr

"Setelah ambil gim pertama, kami lebih yakin di gim kedua mau main seperti apa, dari komunikasi juga lancar sampai akhir."

Meski demikian, Amri tidak memungkiri masih ada aspek yang perlu diperbaiki. Terutama kewaspadaan saat sudah memasuki poin-poin kritis jelang akhir laga.

"Hanya saat sudah match point kami malah banyak kehilangan angka karena sedikit mengendurkan fokus dan ini jadi evaluasi ke pertandingan berikutnya, cukup sering terjadi seperti ini jadi tidak boleh terus terulang," tegasnya.

Sementara itu sang partner, Nita Violina Marwah mengungkapkan bahwa kunci kebangkitan mereka usai hasil kurang maksimal di Denmark Terbuka pekan lalu terletak pada penguatan komunikasi di atas lapangan, sesuai dengan instruksi pelatih Nova Widianto.

"Dari Denmark Open ke French Open ini, pelatih hanya bilang untuk melupakan hasil kemarin karena tidak bisa diulang lagi. Kami di sini anggap 0-0 lagi dan terus perbaiki komunikasi," kata Nita.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.