Apa Itu Single Rope Technique? Teknik Tali yang Digunakan Aktivis Greenpeace di Bundaran HI

AKURAT.CO Aksi Greenpeace Indonesia yang memanjat Patung Selamat Datang di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/10/2026), menarik perhatian publik.
Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan pesan terkait krisis iklim dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Peristiwa ini juga memunculkan pertanyaan tentang teknik yang memungkinkan seseorang bergerak di medan vertikal.
Salah satu teknik yang dikenal dalam aktivitas tersebut adalah Single Rope Technique (SRT). Lantas, apa itu Single Rope Technique dan bagaimana fungsinya?
Apa Itu Single Rope Technique?
Single Rope Technique (SRT) adalah teknik menggunakan satu tali utama untuk membantu seseorang naik atau turun di medan yang curam dan sulit dijangkau, seperti gua, tebing, sumur, atau bangunan tinggi.
Teknik ini sering digunakan dalam kegiatan penelusuran gua (caving), panjat tebing, penyelamatan, serta pekerjaan di ketinggian. Dalam penerapannya, tali dipasang pada titik tambatan yang kuat dan dilengkapi peralatan khusus untuk membantu menjaga posisi serta mengendalikan pergerakan seseorang.
Fungsi Single Rope Technique
1. Menuruni medan vertikal
SRT digunakan untuk membantu seseorang turun ke tempat yang memiliki jalur vertikal, seperti gua dalam, tebing, atau lubang yang sulit dijangkau. Proses turun dilakukan menggunakan alat khusus yang membantu mengatur kecepatan pergerakan di sepanjang tali.
2. Memanjat tali
Selain untuk turun, SRT juga dapat digunakan untuk naik kembali ke permukaan. Pengguna memanfaatkan alat penjepit tali (ascender) yang membantu tubuh bergerak ke atas secara bertahap.
3. Mendukung pekerjaan dan penyelamatan di ketinggian
SRT juga digunakan dalam pekerjaan yang membutuhkan akses ke lokasi tinggi atau sulit dijangkau. Contohnya adalah pemeriksaan dinding gedung, perawatan fasilitas, dan operasi penyelamatan di medan vertikal.
Peralatan yang Digunakan dalam Single Rope Technique
1. Tali utama
Tali utama merupakan komponen penting yang digunakan sebagai jalur untuk naik dan turun. Tali harus sesuai dengan kebutuhan kegiatan dan memiliki spesifikasi yang tepat untuk menahan beban.
2. Harness
Harness adalah perlengkapan yang dikenakan pada tubuh untuk menghubungkan pengguna dengan sistem tali. Alat ini membantu menopang tubuh selama seseorang bergerak di medan vertikal.
3. Ascender
Ascender merupakan alat penjepit tali yang digunakan untuk membantu seseorang naik. Alat ini memungkinkan pengguna bergerak ke atas secara bertahap dengan bantuan gerakan tangan, kaki, atau tubuh.
4. Descender
Descender adalah alat yang digunakan untuk mengendalikan pergerakan saat turun melalui tali. Dengan alat ini, pengguna dapat mengatur penurunan sesuai prosedur keselamatan yang berlaku.
5. Helm dan carabiner
Helm digunakan untuk melindungi kepala dari benturan atau benda yang jatuh, sedangkan carabiner merupakan penghubung untuk komponen tertentu dalam sistem tali. Keduanya harus dipilih sesuai fungsi dan standar keselamatan yang dibutuhkan.
FAQ
1. Apa itu Single Rope Technique (SRT)?
Single Rope Technique (SRT) adalah teknik menggunakan satu tali utama sebagai jalur untuk naik atau turun di medan vertikal dengan bantuan peralatan khusus.
2. Apa fungsi Single Rope Technique?
SRT berfungsi membantu seseorang melewati medan vertikal, baik untuk turun ke tempat yang sulit dijangkau, naik kembali ke permukaan, maupun melakukan pekerjaan dan penyelamatan di ketinggian.
3. Apa saja peralatan yang digunakan dalam SRT?
Peralatan yang umum digunakan meliputi tali utama, harness, ascender, descender, helm, dan carabiner. Perlengkapan yang dibutuhkan bergantung pada jenis kegiatan dan sistem keselamatan yang digunakan.
4. Apa perbedaan ascender dan descender?
Ascender digunakan untuk membantu pergerakan naik melalui tali, sedangkan descender digunakan untuk mengendalikan pergerakan saat turun.
5. Apakah Single Rope Technique aman untuk pemula?
SRT memiliki risiko kecelakaan apabila dilakukan tanpa keterampilan dan peralatan yang sesuai. Pemula sebaiknya mempelajari teknik ini melalui pelatihan bersama instruktur kompeten serta mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku.
Kesimpulan
Single Rope Technique (SRT) merupakan teknik penggunaan tali untuk membantu seseorang naik dan turun di medan vertikal, seperti gua, tebing, dan bangunan tinggi.
Teknik ini dimanfaatkan dalam penelusuran gua, pekerjaan di ketinggian, serta kegiatan penyelamatan.
Dalam penerapannya, SRT membutuhkan peralatan khusus, seperti tali utama, harness, ascender, descender, helm, dan carabiner.
Penggunaan peralatan yang tepat serta pemahaman prosedur keselamatan menjadi hal penting untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa



