Toto Wolff Anggap Rekor Verstappen Sempurna Tapi Tak Penting

AKURAT.CO, Bos Mercedes, Toto Wolff, memberikan pandangan positif-negatif terhadap pencapaian rekor sepuluh kemenangan beruntun pembalap Red Bull, Max Verstappen. Di satu sisi Wolff menyebut rekor Verstappen tak relevan sementara di lain sisi ia mengakui dominasi Red Bull.
Soal ketidakrelevanan rekor yang dicetak Max Verstappen di Grand Prix Italia, akhir pekan lalu, Wolff melihatnya dalam konteks perbandingan dengan dominasi Mercedes pada periode 2014-2020. Toto Wolff mengatakan bahwa ia tidak memperhatikan seberapa banyak Mercedes memenangi balapan secara beruntun di masa itu.
“Bagi saya, rekor-rekor semacam ini sama sekali tidak relevan. Mereka tidak relevan di hari-hari baik kami di Mercedes,” kata Wolff sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: F1 GP Italia: Menang Di Monza, Max Verstappen Cetak Rekor Baru 10 Kemenangan Beruntun!
Sukses Max Verstappen menjadi juara di Sirkuit Autodromo Nazionale, Monza, Italia, membuat pembalap Red Bull itu melewati rekor sembilan kemenangan beruntun yang ditorehkan Sebastian Vettel bersama tim yang sama pada 2013. Wolff menyebut bahwa sukses Verstappen tersebut adalah hasil dari ambisi untuk kerja sempurna.
“Tetapi, rekor itu, saya kira itu adalah sesuatu yang bagus, karena itu adalah (bukti) kesempurnaan,” kata Wolff.
Sebagai pemimpin tim, Toto Wolff mengindikasikan bahwa Red Bull bakal menjuarai musim ini. Dari 14 seri yang sudah bergulir di F1 musim ini, Red Bull tak sekalipun memberikan kesempatan kepada tim lain untuk menempatkan pembalapnya di podium tertinggi.
Baca Juga: Ferrari Datang Lagi, Toto Wolff Tegaskan Hamilton Tetap Di Mercedes
“Menurut saya mereka harus mengacaukan diri mereka sendiri untuk tidak menang (di setiap balapan) musim ini,” kata Wolff.
Pujian untuk Red Bull dan Verstappen tak hanya datang dari Wolff, namun juga dari tim raksasa lain yang sedang berada di masa surut, Ferrari. Kepala Tim Ferrari, Frederic Vasseur, mengatakan bahwa penampilan gemilang Red Bull bukan hanya di Monza akhir pekan lalu, namun juga di dua musim terakhir.
“Mereka selalu punya kelajuan yang besar–dari Monza ke Monako, mereka tampil dan mengesankan,” kata Vasseur. “Tapi yang paling mengesankan bagi saya adalah Max–ini bukan saja sepuluh balapan terakhir, tetapi dua tahun terakhir–saya bisa bilang dia tidak melakukan satu kesalahan pun di balapan.”[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







