Akurat
Pemprov Sumsel

Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem Diperiksa dengan Tuduhan Pengaruhi Sanksi Fernando Alonso

Badri | 5 Maret 2024, 17:52 WIB
Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem Diperiksa dengan Tuduhan Pengaruhi Sanksi Fernando Alonso

AKURAT.CO, Presiden Federasi Otomobil Internasional (FIA), Mohammed Ben Sulayem, diperiksa dengan tuduhan memengaruhi hasil balapan Formula One (F1). Tuduhan terhadap Sulayem sehubungan dengan balapan seri kedua musim lalu di Arab Saudi.

Sebagaimana dikabarkan BBC, perkara ini muncul berdasarkan keterangan seorang pelapor yang tak disebutkan namanya. Mohammed Ben Sulayem disebut memengaruhi keputusan sanksi terhadap pembalap Aston Martin, Fernando Alonso.

Mohammed Ben Sulayem disebut ikut campur dalam revisi penalti sepuluh detik menjadi lima detik terhadap Fernando Alonso di Grand Prix Arab Saudi yang digelar di Sirkuit Jeddah Corniche, Jeddah, Arab Saudi, 19 Maret 2023.

Baca Juga: Mohammed Ben Sulayem Didesak Mundur, FIA dan F1 Berperang?

Ketika itu, Alonso mendapatkan penalti lima detik karena menempatkan sebagian mobilnya di luar batas di grid. Kemudian ditambah lima detik lagi karena pelanggaran pengaturan di mobil yang dikendarainya.

Petugas bagian kepatuhan F1, Paolo Basarri, mengklaim bahwa pelapor menyebut intervensi Ben Sulayem dilakukan dengan membuat pengawas balapan berpura-pura membatalkan keputusan sanksi terhadap Alonso.

Laporan tersebut saat ini sudah sampai ke Komite Etik FIA. Selanjutnya dibutuhkan waktu empat sampai enam pekan untuk mengumumkan laporan dari Komite Etik FIA.

Kasus kali ini bukan kontroversi pertama yang membawa-bawa nama Mohammed Ben Sulayem sejak ia terpilih sebagai Presiden FIA pada 2021.

Baca Juga: Mohammed Ben Sulayem Didesak Mundur, FIA dan F1 Berperang?

Pada 2022, pria Uni Emirat Arab berusia 62 tahun ini diminta mundur karena memblok kesepakatan komersial selama enam bulan antara beberapa tim untuk balapan sprint F1.

Pada awal 2023, Ben Sulayem harus menghadapi isu ucapan “seksis” sehubungan dengan beredarnya video lama di media sosial.

Dalam video itu, Ben Sulayem diketahui pernah mengatakan bahwa “ia tidak menyukai perempuan yang berpikir bahwa mereka lebih pintar dari laki-laki”.

Dan yang paling terakhir Ben Sulayem diduga menggunakan pengaruh di FIA untuk memunculkan kasus konflik kepentingan antara salah satu stafnya yang merupakan istri bos Mercedes, Toto Wolff.

Beberapa pihak di internal FIA bahkan menyebut bahwa Ben Sulayem bisa menghadapi gugatan hukum atas kasus Toto Wolff.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

B
Reporter
Badri
H