Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem Diperiksa dengan Tuduhan Pengaruhi Sanksi Fernando Alonso
AKURAT.CO, Presiden Federasi Otomobil Internasional (FIA), Mohammed Ben Sulayem, diperiksa dengan tuduhan memengaruhi hasil balapan Formula One (F1). Tuduhan terhadap Sulayem sehubungan dengan balapan seri kedua musim lalu di Arab Saudi.
Sebagaimana dikabarkan BBC, perkara ini muncul berdasarkan keterangan seorang pelapor yang tak disebutkan namanya. Mohammed Ben Sulayem disebut memengaruhi keputusan sanksi terhadap pembalap Aston Martin, Fernando Alonso.
Mohammed Ben Sulayem disebut ikut campur dalam revisi penalti sepuluh detik menjadi lima detik terhadap Fernando Alonso di Grand Prix Arab Saudi yang digelar di Sirkuit Jeddah Corniche, Jeddah, Arab Saudi, 19 Maret 2023.
Baca Juga: Mohammed Ben Sulayem Didesak Mundur, FIA dan F1 Berperang?
Ketika itu, Alonso mendapatkan penalti lima detik karena menempatkan sebagian mobilnya di luar batas di grid. Kemudian ditambah lima detik lagi karena pelanggaran pengaturan di mobil yang dikendarainya.
Petugas bagian kepatuhan F1, Paolo Basarri, mengklaim bahwa pelapor menyebut intervensi Ben Sulayem dilakukan dengan membuat pengawas balapan berpura-pura membatalkan keputusan sanksi terhadap Alonso.
Laporan tersebut saat ini sudah sampai ke Komite Etik FIA. Selanjutnya dibutuhkan waktu empat sampai enam pekan untuk mengumumkan laporan dari Komite Etik FIA.
Kasus kali ini bukan kontroversi pertama yang membawa-bawa nama Mohammed Ben Sulayem sejak ia terpilih sebagai Presiden FIA pada 2021.
Baca Juga: Mohammed Ben Sulayem Didesak Mundur, FIA dan F1 Berperang?
Pada 2022, pria Uni Emirat Arab berusia 62 tahun ini diminta mundur karena memblok kesepakatan komersial selama enam bulan antara beberapa tim untuk balapan sprint F1.
Pada awal 2023, Ben Sulayem harus menghadapi isu ucapan “seksis” sehubungan dengan beredarnya video lama di media sosial.
Dalam video itu, Ben Sulayem diketahui pernah mengatakan bahwa “ia tidak menyukai perempuan yang berpikir bahwa mereka lebih pintar dari laki-laki”.
Dan yang paling terakhir Ben Sulayem diduga menggunakan pengaruh di FIA untuk memunculkan kasus konflik kepentingan antara salah satu stafnya yang merupakan istri bos Mercedes, Toto Wolff.
Beberapa pihak di internal FIA bahkan menyebut bahwa Ben Sulayem bisa menghadapi gugatan hukum atas kasus Toto Wolff.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







