MotoGP Jepang: Marc Marquez di Ambang Gelar Juara Dunia Kesembilan, Bakal Tetap Tampil Menyerang
Leo Farhan | 24 September 2025, 17:59 WIB

AKURAT.CO, Untuk pertama kalinya sejak 2019 Marc Marquez akhirnya datang ke musim MotoGP dengan peluang keluar sebagai juara dunia. Peluang pertamanya usai berkutat dengan cedera panjang hingga performa buruk motor selama enam tahun terakhir.
Marc Marquez Sempat melewati 1.000 hari tanpa kemenangan mulai dari Misano 2021 (balapan terakhirnya bersama Honda) hingga akhirnya mampu "pecah telur" di Aragon 2024 dengan Ducati.
Marc Marquez tak menampik bahwa pensiun sempat menghantui pikirannya. Namun, langkah besar dengan pindah ke tim satelit Gresini justru membuka jalan menuju kebangkitan dan kini berpeluang mengantarnya pada gelar juara dunia kesembilan.
Dengan keunggulan 182 poin, hanya adiknya, Alex Marquez, yang secara matematis masih berpeluang menyalipnya di papan klasemen. Namun, skenarionya nyaris mustahil. Alex harus selalu menang di sepuluh balapan tersisa dengan syarat Marc sama sekali tak meraih poin.
Meski persaingan gelar praktis sudah berakhir sejak lama, Marc Marquez tetap mengakui atmosfer pada balapan akhir pekan nanti di Sirkuit Motegi, Motegi, Jepang, Minggu (28/9), bakal berbeda.
"Kami akan mencoba menjaga suasana tetap sama. Memang sulit, karena tubuh tahu ada sesuatu yang besar sedang (gelar juara dunia) menunggu," kata Marc Marquez dikutip Crash.
"Saya tahu konferensi pers Kamis (25/9) akan berat, menjawab pertanyaan yang sama tentang gelar. Tapi saya ingin tetap menjaga mentalitas, dan yang terpenting, menjaga level performa."
Seperti enam gelar di kelas utama sebelumnya, Marquez menegaskan tidak akan bermain aman. Targetnya jelas, meraih kemenangan.
Itu menandakan bahwa pembalap asal Spanyol itu bakal mencoba bertarung untuk menang meski gelar juara ada di depan mata. Namun, ia juga menyadari balapan di Sirkuit Motegi tidak akan mudah.
"Sulit untuk menutup gelar di sini karena Alex (Marquez), seperti yang terlihat di tes Misano, cepat di semua lintasan," ujarnya.
Sementara itu, sang adik, Alex Marquez, juga punya motivasi tersendiri. Ia ingin memperlebar jarak 93 poin dari tandem kakaknya di Ducati, Francesco Bagnaia, demi memastikan duet Marquez bersaudara menghiasi posisi satu-dua di klasemen akhir. Sebuah catatan bersejarah baru jika mampu terwujud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








