Dukung Francesco Bagnaia, Jorge Lorenzo: Dia Masih Calon Kuat Juara MotoGP 2026

AKURAT.CO, Mantan pembalap MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, melontarkan dukungan moral bagi Francesco Bagnaia yang tengah menjadi sorotan.
Jorge Lorenzo meyakini bahwa Pecco Bagnaia akan segera menemukan performa terbaiknya untuk perebutan gelar juara dunia pada musim 2026.
Meski menjalani musim 2025 yang mengecewakan, awal pramusim yang positif dari pembalap berusia 29 tahun itu membuat Lorenzo optimis bahwa masa kejayaan Pecco Bagnaia belum berakhir.
Baca Juga: Jorge Lorenzo: Gaya Balap Marc Marquez tak Standar, Motor yang Harus Menyesuaikan
Musim lalu menjadi periode terkelam bagi Bagnaia sejak bergabung dengan tim pabrikan Ducati. Saat rekan setimnya, Marc Marquez, mendominasi lintasan dengan sebelas kemenangan dan merengkuh gelar juara dunia ketujuh, Pecco justru kesulitan dan tercecer ke posisi kelima klasemen akhir dengan hanya mengantongi dua kemenangan.
"Hasil buruknya tidak mencerminkan apa yang dia mampu. Saya pikir ketika dia mulai merasa lebih nyaman dengan motor, dia akan menunjukkan kembali bahwa dia adalah pesaing gelar," ujar Jorge Lorenzo dikutip Crash, Jumat (13/2).
Performa yang merosot musim lalu membuat posisi Bagnaia di kursi Borgo Panigale terancam. Nama wonderkid Pedro Acosta kian santer disebut sebagai calon pengganti Bagnaia di tim pabrikan, seiring belum pastinya masa depan Acosta bersama KTM.
Menanggapi situasi ini, Lorenzo membagikan pengalamannya saat membela Yamaha pada 2014 ketika harus bersaing dengan Marquez di tengah perubahan regulasi. Ia menjelaskan bagaimana faktor teknis kecil dapat merusak kenyamanan seorang pembalap.
Baca Juga: Bursa Transfer MotoGP 2027: Pecco Bagnaia Akui Posisinya di Ducati Belum Aman
"Saat itu saya sangat kuat, tetapi mereka mengubah aturan. Ban dibuat lebih keras dan bahan bakar dikurangi dua liter. Motor berubah sepenuhnya, dan itu memberikan dampak besar," kenang Lorenzo.
Ujian sesungguhnya bagi Bagnaia untuk membuktikan ucapan Lorenzo akan tersaji pada seri pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 mendatang.
Musim ini akan menjadi ajang maraton yang panjang dengan total 22 seri balapan, termasuk kembalinya Brasil sebagai salah satu tuan rumah.
Konsistensi Bagnaia di seri-seri awal akan menjadi kunci utama untuk meningkatkan nilai tawarnya di hadapan manajemen Ducati dan membungkam spekulasi bursa transfer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







