Akurat Logo

Menang Dramatis di MotoGP Katalonia, Fabio Di Giannantonio Dirayu Valentino Rossi Bertahan di VR46

Dian Eko Prasetio | 21 Mei 2026, 14:53 WIB
Menang Dramatis di MotoGP Katalonia, Fabio Di Giannantonio Dirayu Valentino Rossi Bertahan di VR46
Bos VR46, Valentino Rossi (bertopi kanan), dan pembalapnya, Fabio Di Giannantonio (bertopi kiri), dalam salah satu kesempatan. X/MSports_all

AKURAT.CO, Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, sukses mempersembahkan kemenangan perdana yang emosional bagi skuad milik Valentino Rossi di MotoGP Katalonia 2026, Barcelona, Minggu (17/5/2026).

Keberhasilan luar biasa ini langsung memicu rayuan dari sang legenda hidup agar rider asal Italia itu tidak hengkang dari timnya musim depan.

Kemenangan Diggia (sapaan akrab Di Giannantonio) di MotoGP Katalonia tergolong heroik karena diraih lewat balapan penuh drama yang diwarnai dua kali bendera merah (red flag).

Hebatnya lagi, ia tetap memacu motor Desmosedici miliknya hingga garis finis MotoGP Katalonia meski harus menahan rasa sakit akibat cedera tangan.

Kemenangan ini disaksikan langsung oleh Valentino Rossi di tepi lintasan. Ini menjadi podium tertinggi pertama bagi VR46 sejak terakhir kali Marco Bezzecchi menjuarai GP India pada musim 2023 silam, sekaligus kemenangan perdana mereka sejak menyandang status tim satelit utama Ducati.

Namun, di tengah euforia tersebut, masa depan Diggia bersama VR46 justru diselimuti tanda tanya. Performa apiknya musim ini membuat pembalap bernomor 49 itu santer dikabarkan menjadi buruan utama proyek pabrikan KTM untuk era baru mesin 850cc mendatang.

Situasi panas ini langsung direspons oleh Rossi. Dalam video MotoGP Unseen saat perayaan kemenangan, The Doctor kedapatan merayu sang pembalap agar mengurungkan niatnya untuk pindah haluan.

"Apakah kamu yakin ingin meninggalkan kami?" cetus Rossi sembari tertawa saat momen foto bersama Fabio Di Giannantonio, sebagaimana dikutip dari Crash, Kamis (21/5/2026).

VR46 Racing Team sendiri dipastikan akan mengalami perombakan skuad. Pembalap berbakat Spanyol, Fermin Aldeguer, santer diprediksi akan hijrah dari Gresini Racing untuk mengisi satu kursi di VR46 musim depan.

Akan tetapi, masa depan rekan setim Diggia saat ini, Franco Morbidelli, masih belum menemui titik terang. Hal ini membuat identitas pendamping Aldeguer untuk jangka panjang hingga musim 2027 masih menjadi teka-teki.

Rossi sendiri menegaskan prioritas utamanya adalah mempertahankan tradisi pembalap lokal.

"Kami ingin mempertahankan setidaknya satu pembalap Italia untuk tahun depan karena tim kami selalu berkembang dengan pembalap-pembalap Italia. Jadi ada beberapa opsi, beberapa hal yang harus dipahami. Belum ada yang resmi, kita lihat saja nanti," tutur Rossi.

Jalannya balapan di Circuit de Barcelona-Catalunya berlangsung luar biasa menegangkan. Red flag kesatu berkibar setelah terjadinya benturan keras antara Alex Marquez dan Pedro Acosta.

Dalam insiden tersebut, serpihan motor yang beterbangan sempat mengenai tangan Diggia.

Tak berselang lama setelah start ulang, balapan kembali dihentikan menyusul kecelakaan hebat di tikungan pertama yang mengakibatkan pembalap Castrol Honda LCR, Johann Zarco, mengalami cedera kaki serius.

Saat balapan pamungkas kembali dimulai, Diggia memperlihatkan mentalitas baja. Ia perlahan memangkas jarak dengan Pedro Acosta yang memimpin jalannya lomba sebelum akhirnya melakukan aksi overtaking krusial untuk merebut posisi terdepan saat balapan menyisakan tiga putaran lagi.

Selain mempertahankan Di Giannantonio, sejumlah nama pembalap Italia kini mulai dikaitkan dengan kursi panas VR46.

Mulai dari pemimpin klasemen WorldSBK Nicolo Bulega, mantan pembalap mereka Luca Marini, hingga bintang Moto2 Celestino Vietti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.