Moto3 Italia: Kantongi Sinyal Positif, Veda Ega Pratama dan Zen Mitani Siap Gebrak Lintasan Cepat Mugello
AKURAT.CO, Dua pembalap muda Honda Team Asia, Veda Ega Pratama dan Zen Mitani, datang dengan motivasi berlipat ganda menyambut seri ketujuh Moto3 2026 di Grand Prix Italia.
Menatap balapan Moto3 Italia di Autodromo Internazionale del Mugello, Italia, akhir pekan ini (29-31 Mei), kedua rider belia tersebut kompak mengantongi kepercayaan diri tinggi untuk melanjutkan tren positif mereka.
Langkah matang kedua pembalap ini sejalan dengan wejangan dari sang Manajer Tim, Hiroshi Aoyama, sebelumnya.
Aoyama sempat menekankan bahwa sirkuit Moto3 Italia di kawasan Tuscany ini memiliki karakter kecepatan tinggi (high-speed) dengan elevasi ekstrem yang menuntut kerja keras sejak hari pertama.
Berbekal evaluasi dari sirkuit Katalonia dua pekan lalu, kubu Honda Team Asia kini merasa jauh lebih siap menjinakkan sirkuit ikonis tersebut.
Rider andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, mengaku memiliki perasaan yang sangat bagus menjelang turun ke lintasan Mugello.
Sukses melakukan comeback sensasional dari posisi ke-20 hingga finis kedelapan (P8) di Barcelona menjadi bukti nyata bahwa komunikasi dan pemahamannya terhadap motor Honda NSF250RW miliknya kian matang.
"Saya tiba di Mugello dengan perasaan yang sangat positif setelah balapan terakhir. Selangkah demi selangkah kami berkembang setiap akhir pekan," kata Veda Ega Pratama melalui keterangannya, Kamis (28/5/2026).
"Di Katalonia, kami kembali menunjukkan bahwa meski start dari belakang, kami bisa bangkit dan tetap berada di dekat kelompok depan."
Kendati demikian, pembalap asal Gunungkidul ini tidak ingin mengulang kesalahan kualifikasi yang membuatnya harus start dari barisan belakang. Veda Ega Pratama membidik hasil kompetitif sejak sesi latihan bebas pertama.
"Mugello adalah trek yang sangat saya nikmati karena sangat cepat sekaligus teknis. Lintasan lurus yang panjang dan tikungan cepat membuatnya sangat spesial untuk kelas Moto3," tegas juara Asia Talent Cup 2023 tersebut.
"Target akhir pekan ini adalah terus bekerja di arah yang sama, berkembang sejak hari Jumat, dan mencoba kompetitif sepanjang akhir pekan."
Setali tiga uang dengan Veda, rekan setimnya, Zen Mitani, juga menunjukkan grafik peningkatan yang konstan meski belum beruntung dalam urusan mendulang poin.
Pembalap muda asal Jepang ini menilai Mugello adalah momentum yang tepat untuk memecah kebuntuan.
"Setiap akhir pekan saya merasa kami lebih memahami banyak hal dan membuat peningkatan kecil, meskipun hasilnya belum selalu terlihat sepenuhnya. Penting bagi kami sekarang untuk tetap bekerja dengan tenang dan terus membangun kepercayaan diri dengan motor," tutur Mitani.
Menghadapi sirkuit dengan lintasan lurus sepanjang 1,141 kilometer ini, Mitani sadar betul bahwa taktik curi angin atau slipstream massal khas Moto3 akan menjadi menu wajib yang harus dikelolanya dengan cerdas.
"Mugello adalah sirkuit yang sangat saya sukai, di mana slipstream dan manajemen balapan sangatlah penting," kata Mitani.
"Target akhir pekan ini adalah melakukan start yang lebih kuat sejak Jumat, memperbaiki posisi kualifikasi, dan akhirnya mencoba bertarung lebih dekat untuk memperebutkan posisi poin."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








