Akurat Logo

Moto3 Italia: Melesat di Lintasan Kering Mugello, Veda Ega Pratama Tembus 9 Besar Sesi Latihan

Dian Eko Prasetio | 29 Mei 2026, 21:14 WIB
Moto3 Italia: Melesat di Lintasan Kering Mugello, Veda Ega Pratama Tembus 9 Besar Sesi Latihan
Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, dalam sesi latihan Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, Italia, Jumat (29/5/2026). X/Honda Team Asia

AKURAT.CO, Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan lonjakan performa yang sangat impresif dalam lanjutan rangkaian hari pertama Moto3 Italia 2026.

Tampil pada sesi Practice (PR) di Autodromo Internazionale del Mugello, Florence, Italia, Jumat (29/5/2026) sore WIB, Veda Ega Pratama sukses merangsek ke barisan depan dan mengamankan posisi kesembilan Moto3 Italia.

Rider andalan Honda Team Asia tersebut berhasil mencatatkan waktu lap terbaik satu menit 56,305 detik di latihan Moto3 Italia.

Hasil ini menjadi sinyal positif yang sangat kuat bagi Veda Ega Pratama untuk langsung mengamankan tiket kelolosan otomatis menuju babak kualifikasi kedua (Q2) pada hari Sabtu (30/5) besok.

Progres kilat yang ditunjukkan pembalap asal Gunungkidul ini terbilang luar biasa jika berkaca pada hasil latihan bebas pertama (FP1) yang berlangsung beberapa jam sebelumnya.

Pada sesi siang yang diguyur hujan tersebut, Veda sempat kesulitan menjinakkan licinnya aspal Mugello dan tertahan di peringkat kedua puluh dengan waktu dua menit 12,954 detik.

Namun, begitu kondisi lintasan kering pada sesi Practice sore hari, Veda dan tim mekaniknya langsung menemukan ramuan set-up motor Honda NSF250RW yang tepat.

Kecepatan motornya meningkat drastis, memangkas waktu hingga lebih dari 16 detik, sekaligus melontarkan posisinya naik sebelas peringkat ke urutan sembilan.

Catatan menjanjikan ini membuat Veda berada di zona aman empat belas besar, mengungguli beberapa nama tenar seperti Joel Kelso (kesebelas) dan sang pemenang GP Katalonia lalu, Maximo Quiles (keempat belas).

Berbeda dengan sesi FP1 yang dikuasai Adrian Fernandez, jalannya sesi Practice di lintasan kering kali ini memunculkan kejutan baru.

Pembalap tim CIP Green Power, Scott Ogden, sukses keluar sebagai yang tercepat setelah menorehkan waktu satu menit 55,812 detik.

Ogden dikawal ketat oleh Marco Morelli (CFMOTO Valresa Aspar Team) di tempat kedua dengan selisih sangat tipis 0,036 detik.

Menyusul di peringkat ketiga, Adrian Fernandez dari Leopard Racing tetap membuktikan konsistensinya dengan mencatatkan waktu satu menit 55,963 detik.

Ketatnya persaingan di sirkuit berkarakter cepat ini terlihat dari jarak waktu antarpembalap. Veda yang berada di posisi kesembilan tercatat hanya terpaut 0,493 detik saja dari posisi puncak.

Keberhasilan menembus posisi sembilan besar di hari pertama menjadi modal yang sangat krusial bagi Veda Ega Pratama.

Belajar dari seri Katalonia di mana ia harus start dari posisi belakang akibat kualifikasi yang buruk, hasil hari ini membuktikan bahwa Veda memiliki modal kecepatan yang mumpuni sejak awal pekan balap.

Perjuangan Veda akan berlanjut pada hari Sabtu (30/5) esok dalam sesi Free Practice 2 sebelum beralih ke babak penentuan kualifikasi.

Publik otomotif tanah air tentu berharap si anak ajaib mampu menjaga konsistensinya di lintasan kering maupun basah demi mengamankan tempat start terbaik di grid depan.

Hasil 10 Besar Sesi Practice (PR) Moto3 Italia 2026

  1. Scott Ogden (CIP Green Power) – 01:55.812

  2. Marco Morelli (CFMOTO Valresa Aspar Team) +0.036

  3. Adrian Fernandez (Leopard Racing) +0.151

  4. David Muñoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) +0.244

  5. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) +0.343

  6. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) +0.383

  7. Joel Esteban (LEVEL UP - MTA) +0.420

  8. Ryusei Yamanaka (AEON Credit - MT Helmets - MSI) +0.471

  9. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) +0.493

  10. Jesus Rios (Rivacold Snipers Team) +0.529

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.