Moto3 Hungaria: Diwarnai Insiden Jatuh dan Sanksi, Veda Ega Pratama Amankan Start P9
AKURAT.CO, Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus melewati hari yang penuh lika-liku pada babak kualifikasi seri kedelapan Moto3 Grand Prix Hungaria 2026.
Kendati sempat mengalami kecelakaan di sesi pagi dan terkena pembatalan lap, rider Honda Team Asia tersebut tetap sukses mengamankan posisi start kesembilan (P9) untuk balapan Moto3 Hungaria pada hari Minggu (7/6/2026).
Mengaspal di Sirkuit Balaton Park, Balatonfőkajár, Hungaria, Sabtu (6/6/2026), Veda Ega Pratama membukukan catatan waktu terbaik satu menit 46,845 detik pada babak Kualifikasi Kedua (Q2) Moto3 Hungaria.
Tantangan berat bagi Veda Ega Pratama sudah dimulai sejak sesi Latihan Bebas Kedua (FP2) di pagi hari.
Sesi krusial yang sejatinya diplot untuk menguji daya tahan ban justru berantakan setelah Veda mengalami kecelakaan (crash) di menit-menit awal.
Beruntung, Veda tidak mengalami cedera serius dan dinyatakan fit untuk langsung bertarung di Q2. Nasib kurang beruntung kembali membayangi Veda saat sesi perebutan pole position berlangsung.
Catatan waktu terbaiknya terpaksa dibatalkan oleh pengawas balapan (stewards) akibat berkibarnya bendera kuning (yellow flag) menyusul adanya pembalap lain yang terjatuh.
Tak hanya itu, pada sisa waktu kualifikasi, upaya time attack susulan milik Veda juga sempat terganggu oleh padatnya arus lalu lintas (traffic) di lintasan Balaton Park.
"Hari ini bukan hari yang sempurna, tapi juga tidak bisa dikatakan buruk. Pagi ini saya terjatuh sangat awal di FP2, jadi saya tidak bisa menyelesaikan program long run yang sudah direncanakan. Untungnya, saya baik-baik saja dan siap membalap lagi untuk kualifikasi," kata Veda melalui keterangan resminya.
Meski harus puas start dari baris ketiga di posisi kesembilan, juara Asia Talent Cup 2023 ini mengaku tetap percaya diri.
Setelan (set-up) motor Honda NSF250RW miliknya, terutama di titik pengereman, dirasa sudah sangat mumpuni untuk melakukan aksi overtaking saat balapan utama berjalan.
Namun, tantangan Veda kian berlipat ganda menyusul adanya sanksi penalti putaran panjang (Long Lap Penalty) yang harus ia jalani saat balapan nanti.
"Memulai dari posisi kesembilan masih merupakan hasil yang layak dan menjaga kita tetap dekat dengan rombongan depan. Sangat disayangkan tentang sanksi Long Lap Penalty, tapi saya akan melakukan yang terbaik untuk memperbaiki posisi," tegas Veda.
Dinamika kurang beruntung yang menimpa garasi Honda Team Asia juga diamini oleh sang Manajer Tim, Hiroshi Aoyama.
Pria asal Jepang itu menilai Veda sejatinya memiliki potensi besar untuk mengamankan posisi start yang jauh lebih baik jika tidak terganggu oleh insiden eksternal di lintasan.
"Ini adalah hari kualifikasi yang cukup sulit dan sayangnya kami tidak memiliki banyak keberuntungan. Di Q2, situasi Veda sedikit tidak beruntung. Lap tercepatnya dibatalkan karena bendera kuning setelah pembalap lain terjatuh, dan di lap bagus lainnya dia terganggu oleh traffic," sesal Hiroshi Aoyama.
Kendati demikian, mantan juara dunia kelas 250cc tersebut optimistis kedua pembalap mudanya bisa berbicara banyak pada balapan utama hari Minggu nanti.
"Secara keseluruhan, saya pikir kedua pembalap (Zen Mitani dan Veda Ega) masih memiliki rasa percaya diri untuk balapan. Semoga kami bisa mendapatkan sedikit lebih banyak keberuntungan dalam balapan dan berjuang untuk meraih hasil yang kuat," kata Aoyama optimistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Ramalan Shio Asmara 7 Juni 2026 Terbaru: Tikus Makin Romantis, Naga Penuh Pesona, Harimau Berpeluang Jatuh Cinta
- 10Ramalan Zodiak Keuangan 7 Juni 2026: Leo, Aquarius, Aries, dan Pisces





