Kualifikasi Moto3 Ceko: Tembus P8, Veda Ega Pratama Malah Start dari P20 Akibat Penalti
AKURAT.CO, Babak kualifikasi seri kesembilan Moto3 Grand Prix Ceko 2026 menghadirkan perasaan campur aduk bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama.
Mengaspal di Sirkuit Automotodrom Brno, Ceko, Sabtu (20/6), rider Honda Team Asia tersebut sejatinya tampil impresif di sesi Kualifikasi Kedua (Q2) Moto3 Ceko sebelum akhirnya dihantam penalti mundur 12 posisi.
Veda Ega Pratama menunjukkan progres yang sangat luar biasa setelah sempat terseok-seok pada hari pertama Moto3 Ceko.
Pembalap asal Gunungkidul ini sukses mengamankan catatan waktu tajam dua menit 05,270 detik yang menempatkannya di peringkat kedelapan (P8) pada kualifikasi.
Sayangnya, kegembiraan tersebut langsung sirna. Stewards menjatuhkan hukuman sanksi turun 12 posisi start karena Veda tertangkap kamera berkendara terlalu lambat (slow riding) di lintasan demi menunggu towing (buntutan) pembalap lain saat kualifikasi.
Ini merupakan kali kedua bagi pembalap berstatus rookie tersebut melakukan kesalahan serupa di musim 2026.
Akibat hukuman berat ini, posisi start Veda untuk balapan hari Minggu besok terlempar jauh ke belakang dan diperkirakan harus memulai laga dari urutan ke-20.
"Waktu lap dan posisi kedelapan sebenarnya sangat positif, tetapi saya melakukan kesalahan dengan slow riding dan menerima penalti lagi. Ini adalah sesuatu yang harus saya pelajari karena membuat pekerjaan kami jauh lebih sulit besok," kata Veda melalui keterangan resminya.
Sebelum drama penalti terjadi, performa Veda Ega Pratama di atas motor Honda NSF250RW sebenarnya terus meningkat. Pada sesi Latihan Bebas Kedua (FP2) di pagi hari, Veda sempat tertahan di posisi ke-22.
Namun, masukan data yang ia berikan kepada tim mekanik setelah melakukan simulasi balap terbukti menjadi kunci kebangkitannya di sesi Q2.
"Pagi hari kami masih bekerja mencari set-up terbaik karena saya masih beradaptasi dengan trek ini. Brno benar-benar baru bagi saya," jelas juara Asia Talent Cup 2023 tersebut.
"Sesi long run di pagi hari sangat membantu saya memahami di mana saya kesulitan dan area mana yang perlu diperbaiki. Setelah melakukan beberapa perubahan, saya merasa jauh lebih baik di kualifikasi. Kepercayaan diri saya meningkat dan saya bisa menekan lebih keras."
Nasib kurang beruntung juga menimpa rekan setim Veda, Zen Mitani. Pembalap asal Jepang tersebut gagal memaksimalkan putaran terbaiknya pada sesi kualifikasi pertama (Q1) dan harus puas menyudahi sesi di peringkat kesebelas. Imbasnya, Mitani harus mengawali balapan GP Ceko dari posisi start ke-25.
Dengan posisi start kedua pembalapnya yang berada di barisan belakang, manajemen Honda Team Asia kini harus memutar otak.
Konsistensi, keputusan taktis yang cerdas, serta manajemen ban yang matang akan menjadi modal mutlak bagi Veda Ega Pratama jika ingin melakukan aksi comeback heroik dan merangsek kembali ke zona poin di Brno hari ini.
"Memulai balapan dari posisi belakang berarti balapan akan jauh lebih menantang, tetapi saya tahu saya memiliki pace (kecepatan) bagus. Saya akan tetap fokus, melakukan start yang baik, dan bertarung sekuat tenaga untuk memperbaiki posisi," kata Veda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








