Beda Sikap Dengan Pemerintahnya, Sepakbola Inggris Pilih Ban Hitam Ketimbang Simbol Israel

AKURAT.CO, Komunitas sepakbola Inggris tampaknya mengambil sikap berbeda sehubungan dengan konflik Israel-Palestina. Baik Federasi Sepakbola Inggris (FA) dan Liga Primer Inggris memilih untuk tak mengecam salah satu pihak melainkan menyoroti korban tak bersalah dalam krisis tersebut.
“Liga Primer terkejut dan sedih dengan meningkatnya krisis di Israel dan Gaza, dan mengutuk keras tindakan kekerasan yang brutal dan mengerikan terhadap warga sipil tak bersalah,” kata Liga Primer di akun media sosialnya, Kamis (12/10).
“Kami mengharapkan perdamaian, dan simpati kami untuk para korban, keluarga mereka, dan komunitas yang terdampak.”
Baca Juga: FA Dikabarkan Tolak Pasang Simbol Israel Di Stadion Wembley
FA sendiri menolak permintaan Pemerintah Inggris untuk melakukan aksi simbolik mendukung Israel pada pertandingan persahabatan antara tim nasional mereka dan Australia di Stadion Wembley, London, Jumat (13/10). Alih-alih, FA mengambil posisi netral dengan meminta pemain mengenakan ban berwarna hitam.
Pun demikian dengan Liga Primer Inggris yang akan mengenakan ban hitam pada pertandingan periode 21-23 Oktober mendatang. Liga Primer juga menyatakan akan memberikan sumbangan uang kepada Palang Merah untuk membantu mereka yang membutuhkan dalam krisis tersebut.
“Sebagai tanda hormat kepada mereka semua yang terdampak, para pemain Liga Primer, manajer, dan ofisial pertandingan akan menggunakan ban hitam dan melakukan pengheningan cipta pada jadwal dari Sabtu 21 Oktober sampai 23 Oktober,” kata Liga Primer.
Baca Juga: Dampak Konflik Israel-Palestina, UEFA Tunda Kualifikasi Piala Eropa Di Tel Aviv
Yang juga signifikan dari sikap sepakbola Inggris adalah mereka tak menggunakan kata-kata “teroris” untuk melabeli Hamas sehubungan dengan serangan yang dilakukan milisi Palestina tersebut ke Israel pada 7 Oktober lalu.
Sekretaris Negara Bidang Media, Budaya, dan Olahraga Inggris, Lucy Frazer, mengaku kecewa dengan sikap FA yang menolak melakukan aksi simbolik mendukung Israel. Frazer sendiri menyatakan bahwa Pemerintah Inggris mendukung Israel.
“Secara khusus mengecewakan dalam hal posisi tegas FA pada serangan teroris di beberapa waktu terakhir. Tindakan dan ucapan sangat berarti. Pemerintah (Inggris) sangat jelas: kami mendukung Israel,” kata Frazer.
Sampai dengan Jumat (12/10), jumlah korban tewas dalam perang Israel-Palestina telah mencapai lebih dari 2.500 orang dari kedua belah pihak. Sementara UEFA menunda sejumlah pertandingan internasional yang dilaksanakan di Israel pada pekan ini.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








