Soal Israel-Palestina, Gareth Southgate Sebut FA Pilih Respons Terbaik

AKURAT.CO, Pelatih Tim Nasional Inggris, Gareth Southgate, menganggap Federasi Sepakbola Inggris (FA) melakukan yang terbaik dalam merespons isu perang Israel-Palestina. Southgate juga menyadari bahwa apapun keputusan FA akan memicu kritik dari salah satu pihak yang mendukung atau menentang.
Hal ini dinyatakan oleh Gareth Southgate menjelang pertandingan persahabatan antara Tim Nasional Inggris menghadapi Australia di Stadion Wembley, London, Inggris, Jumat (13/10). FA sendiri menolak melakukan aksi simbolik mendukung Israel pada laga Inggris versus Ausrtralia.
“Apa yang saya lakukan sekarang, jika saya berkonsultasi dengan orang yang mungkin bisa melakukan apa yang bisa dilakukan, mereka berusaha mengambil keputusan dengan niat yang baik,” kata Gareth Southgate dalam sesi jumpa pers di London, Kamis (12/10), sebagaimana dipetik dari BBC.
Baca Juga: Beda Sikap Dengan Pemerintahnya, Sepakbola Inggris Pilih Ban Hitam Ketimbang Simbol Israel
“Dan jelas apapun keputusan yang muncul akan dikritik satu sama lain jadi saya mengakui betapa sulitnya ini.”
Pemerintah Inggris sebelumnya telah mengirim surat kepada FA meminta lembaga tersebut untuk menunjukkan dukungan terhadap Israel pada laga tim nasional mereka kontra Australia. Namun, FA memilih mengambil posisi netral dengan meminta pemain mengenakan ban berwarna hitam.
Gareth Southgate mengakui bahwa isu konflik sejak terjadinya serangan milisi Palestina, Hamas, ke kawasan Israel di Gaza sebagai masalah yang rumit. Southgate bahkan mengakui bahwa sulit baginya untuk memberikan komentar karena ia tidak berada dalam posisi pihak yang berkonflik.
Baca Juga: Rencana Timnas Inggris Mengheningkan Cipta Untuk Korban Serangan Hamas Tuai Pro-Kontra
“Pemandangan yang luar biasa horor, perasaan semua orang yang menderita, yang kehilangan kerabat dan teman dalam serangan ini benar-benar tidak menyenangkan untuk dilihat,” kata Southgate.
“Dalam skala yang lebih luas, sepanjang hidup saya, ini adalah situasi yang paling kompleks di dunia. Dan menurut saya semua orang berusaha mencari cara terbaik untuk menghadapinya, dam saya tidak tahu bagaimana bekerja dalam isu ini dalam posisi orang yang berada di luar konflik ini.”
Komunitas sepakbola dunia tampaknya mengambil posisi netral dalam konflik Israel-Palestina. Mereka tampak mengambil sikap berbeda dengan sikap pemerintah negara-negara Barat yang mengambil posisi mendukung Israel.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






