Untuk Sport Science dan Kesehatan Mental, PSSI Gandeng RS Abdi Waluyo yang Juga Didirikan di IKN

AKURAT.CO, PSSI menjalin kesepakatan kerjasama dengan Rumah Sakit Abdi Waluyo. Perjanjian kerjasama ini menjadi salah satu langkah untuk menciptakan Timnas Indonesia yang hebat.
Penandatanganan kerjasama ini langsung dilakukan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang turut didampingi oleh wakilnya, Zainudin Amali, di Jakarta, Kamis (18/1).
Erick Thohir menyatakan kerjasama ini juga sebagai bentuk untuk langkah transformasi sepakbola Indonesia dimana sport science menjadi salah satu bagiannya.
Baca Juga: Jokowi: Training Center PSSI di IKN sudah 20 Persen, Juni 2024 Bisa Dipakai TC Timnas U-20
Menurutnya Erick, dalam membangun tim nasional yang kuat dukungan sports science dan mental health (kesehatan mental) sangat penting agar talenta, kemampuan teknis, dan taktikal pemain bisa lebih maksimal.
“Membangun sepakbola dalam transformasi ini penuh kompleksitas. Tak hanya investasi, program latih tanding atau kompetisi, kita butuh dukungan lebih dalam menciptakan timnas yang hebat,” kata Erick Thohir.
“Kerja sama dengan Rumah Sakit Abdi Waluyo yang fokus ke sports science dan mental health ini diperlukan agar Timnas dan talenta sepakbola kita bisa jauh lebih baik dan berkembang."
Erick menegaskan bahwa membentuk seorang atlet untuk terus konsisten dalam waktu jangka panjang sangatlah sulit. salah satunya karena atlet, khususnya sepakbola, juga dihantui oleh cedera.
Baca Juga: UNJ Siap Bantu Menpora untuk Kembangkan Sport Science
“Cedera olahraga adalah musuh utama atlet. Tentunya juga tak kalah penting perihal mental health. Sekarang banyak informasi yang masuk ke PSSI, apalagi kepada atlet muda yang kemungkinan belum siap bila mendapat hujatan.”
“Mereka ingin menjadi bintang tetapi belum siap akan kritik. Makanya implikasi dari pendampingan sport science dan sport medicine sangat penting.
“Kolaborasi ini penting agar PSSI dalam membina talenta mendapat dukungan total dalam pendampingan sports science."
Sementara itu, pimpinan RS Abdi Waluyo, dokter Sigit Pramono, mengatakan bahwa pihaknya akan fokus mendukung program PSSI yang segera memiliki pusat pelatihan di IKN, Kalimantan Timur. Abdi Waluyo sendiri juga membuka rumah sakit di IKN.
"Kita memfokuskan RS Abdi Waluyo lebih ke arah sub spesialis, lebih ke arah sport medicine, sport center, dan sport research. Apalagi RS Abdi Waluyo tidak jauh jaraknya dengan TC PSSI di IKN, maka kolaborasi ini kami yakini akan mendukung transformasi sepak bola Indonesia, terutama dalam menyiapkan timnas," kata Sigit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








