Phil Foden Cetak Trigol Kembalikan City ke Posisi Kedua, Guardiola Sebut Aksinya seperti 'Pisau'

AKURAT.CO, Kali ini, Phil Foden menjadi pemain paling menonjol di skuad penuh bintang Manchester City. Betapa tidak? Foden mencetak trigol dalam kemenangan 1-3 Man City atas Brentford di matchday ke-23 Liga Primer Inggris 2023-2024.
Bukan hanya memberikan tiga gol kemenangan, Phil Foden juga membantu Man City kembali naik ke posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan jarak dua angka saja dari Liverpool di posisi puncak.
Menimbang Man City masih punya satu pertandingan yang belum dimainkan berbanding Liverpool dan Arsenal di posisi ketiga, secara matematis kemenangan atas Brentford menempatkan klub asuhan Pep Guardiola ini di posisi terdepan.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Bungkam Liverpool, Arsenal ke Posisi Kedua Geser Man City
Bertandang ke markas Brentford di Stadion Gtech Community, Brentford, Inggris, Senin (5/2) atau Selasa malam, Man City tertinggal lebih dulu lewat gol Neal Maupay di menit ke-21.
Phil Foden kemudian menyamakan kedudukan di ujung babak pertama. Lalu menjaringkan dua gol lagi untuk membalikkan keadaan di babak kedua pada menit ke-53 dan ke-70.
“Kami tetap kalem. Kami percaya dengan kemampuan kami. Kami bermain sangat baik, bahkan ketika tertinggal 0-1, tetapi kami mengendalikan permainan,” kata Phil Foden usai pertandingan sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Foden mengatakan bahwa ia rela berdaptasi dengan posisi manapun yang diinginkan pelatih. Baginya, penampilan menghadapi Brentford adalah yang terbaik sejak ia bermain di tim utama City.
Baca Juga: Guardiola: Phil Foden Mencengangkan!
“Saya benar-benar senang dengan penampilan saya. Saya bermain di banyak menit, dan lebih ke dalam, yang memang saya inginkan. (Ini) adalah penampilan terbaik bersama kostum City sejauh ini,” kata Foden.
Pep Guardiola sendiri mengatakan bahwa Phil Foden masih bisa melakukan lebih dari yang ditunjukkan sang gelandang kontra Brentford. Guardiola menggambarkan penampilan Foden sebagai ‘pisau’.
“Hanya Phil yang akan memutuskan sampai di mana batasnya,” kata Guardiola.
“Bagaimana dia bergerak di ruang sempit, dampaknya, Anda merasakan dia akan mencetak gol. Sulit untuk menemukan gerakan dan sekaligus setelah itu menjadi seperti ‘pisau’.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








