Setelah Kartu Kuning dan Merah, Sepakbola Bakal Ujicobakan Inovasi Baru Kartu Biru
AKURAT.CO, Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (Ifab) berencana melakukan uji coba penggunaan kartu biru. Kartu ini adalah inovasi baru dalam aturan sepakbola yang selama ini hanya mengenal kartu kuning dan kartu merah.
Sebagaimana dikabarkan BBC, lembaga pembuat regulasi sepakbola tersebut belum menyebutkan kapan dan di kompetisi apa uji coba penggunaan kartu biru bakal diterapkan.
Kartu biru adalah kartu yang dikeluarkan wasit untuk menghukum pemain yang melakukan pelanggaran seperti protes berlebihan dan pelanggaran yang sengaja untuk memperlambat tempo permainan.
Baca Juga: IFAB Setujui Format Lima Pemain Pengganti
Termasuk pemain yang berselisih sesama pemain di mana kartu kuning saja dirasa tidak cukup lagi sebagai sanksi.
Pemain yang dikenai kartu biru akan diperintahkan meninggalkan lapangan untuk berada di area yang disebut dengan sin-bin.
Berbeda dengan kartu merah di mana pemain diusir sepenuhnya, kartu biru hanya memerintahkan permain bersangkutan menepi selama maksimal sepuluh menit.
Inovasi ini dimunculkan dengan tujuan untuk meningkatkan perilaku pemain di dalam pertandingan. Merespons meningkatnya perselisihan yang terjadi di dalam lapangan.
Selain itu, pembuat regulasi menganggap bahwa perilaku pemain di lapangan sangat memengaruhi perilaku penonton. Di sepakbola akar rumput, situasi itu bahkan bisa berdampak pada kehidupan di luar lapangan terhadap pemain dan wasit.
Baca Juga: FIFA Kembali Serukan Lawan Rasisme: Mari Kita Lakukan Bersama-sama dengan Cara Bersatu
Liga Primer Inggris dikabarkan sudah mempelajari kemungkinan uji coba kartu biru. Meski FIFA mengatakan bahwa penerapan kartu biru untuk saat ini terlalu dini di kompetisi elite.
Sejauh ini, uji coba kartu biru bukan kebijakan yang diwajibkan di kompetisi papan atas. Dan proposal ini kabarnya belum mendapatkan dukungan dan Federasi Sepakbola Eropa (UEFA).
Presiden UEFA, Alexander Ceferin, menggambarkan sin-bin sebagai “kematian sepakbola”. Ceferin memperkirakan aturan baru ini akan memunculkan kontroversi sebagaimana juga VAR yang saat ini sudah berlaku.
Ceferin tak sendiri dalam hal ini. Pelatih Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, juga menyatakan ketidaksetujuannya.
“Seluruh ide soal bin ini, lupakan saja. Saya tidak tahu mengapa mereka tetap memasukkan itu ke dalam permainan,” kata Postecoglou.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







