FIFA dan Pelatih Newcastle Tolak Kartu Biru, FA dan Mantan Wasit Liga Primer Setuju

AKURAT.CO, Uji coba inovasi kartu biru di pertandingan sepakbola masih bergerak dalam pro-kontra. Terakhir, FIFA menegaskan bahwa penerapan kartu biru di sepakbola level elite “prematur.”
“FIFA ingin menjelaskan bahwa laporan soal apa yang disebut dengan ‘kartu biru’ di sepakbola level elite tidak tepat dan prematur,” kata FIFA sebagaimana dipetik dari BBC.
Kartu biru adalah penanda sanksi yang diberikan wasit kepada pemain di pertandingan sepakbola sebagaimana kartu kuning dan kartu merah.
Baca Juga: Setelah Kartu Kuning dan Merah, Sepakbola Bakal Ujicobakan Inovasi Baru Kartu Biru
Yang berbeda dari kartu biru adalah pemain yang dikenai sanksi ini diwajibkan keluar lapangan selama sepuluh menit. Area tempat pemain bersangkutan berada di tepi lapangan yang di sebut dengan sin-bin.
Adapun pelanggaran yang dikenai kartu biru di antaranya adalah protes berlebihan, perselisihan antar pemain, mengulur waktu, serta pelanggaran terhadap tim lawan yang sedang melakukan serangan balik.
Aturan ini dibuat dan diusulkan oleh Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB). IFAB adalah organisasi yang berwenang membuat dan menyusun regulasi pertandingan sepakbola.
“Sebarang uji coba, jika diterapkan, harus dibatasi untuk percobaan dalam tindakan yang bertanggungjawab di level bawah, (yang merupakan) posisi yang ingin FIFA kemukakan ketika agenda ini dibicarakan di pertemuan IFAB pada 2 Maret,” kata FIFA.
Media Inggris menyebut bahwa kartu biru akan diujicobakan pada Piala FA musim depan. Pemimpin Eksekutif FA, Mark Bullingham, mengatakan bahwa penerapan kartu biru dilakukan untuk merespons ketidakpuasan penonton.
Baca Juga: IFAB Setujui Format Lima Pemain Pengganti
“Saya kira (ada) frustrasi di kalangan penggemar menonton pertandingan ketika mereka melihat serangan balik yang menjanjikan dihancurkan oleh (taktik pelanggara) itu,” kata Mark Bullingham.
Hal senada disampaikan mantan wasit Liga Primer, Peter Walton, yang menganggap kartu biru membantu pekerjaan pengadil lapangan. Namun, Walton masih ingin melihat penerapan uji cobanya.
“Dan saya kira jika diperkenalkan ke sepakbola profesional, ya, itu hanya akan memperbaiki pertandingan,” ucap Walton.
Sementara itu, Pelatih Newcastle United, Eddie Howe, secara terbuka tak setuju dengan penerapan kartu biru. “Saya menentangnya,” kata Howe.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







