Profil Kurnia Meiga, Eks Kiper Timnas Indonesia yang Pernah Lelang Medali Hingga Jualan Emping di Medsos

AKURAT.CO Nama eks kiper Timnas Indonesia, Kurnia Meiga sedang menjadi perbincangan netizen usai dirinya membuat promosi jualan empingnya di akun TikTok pribadinya, @kurniameiga_1 pada Sabtu (2/3/2024) lalu.
Dalam video tersebut, terlihat Meiga sedang mempromosikan dagangan empingnya dengan memegang satu bungkus emping mentah. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pemesanan kerupuk emping tersebut dilakukan melalui sistem pre-order.
Promosi yang dilakukan oleh Meiga tersebut berhasil menarik perhatian netizen. Hal ini terlihat dari sejumlah komentar positif di akun TikTok tersebut. Selain itu, mereka juga salut dengan usaha yang dilakukan oleh Meiga setelah pensiun dari Timnas Indonesia.
Sebelum berjualan, Meiga sempat melelang sejumlah medali dan barang-barang bekasnya ketika masih menjadi pemain bola. Hal ini dilakukan Meiga untuk memenuhi kebutuhan keluarganya dan menjalankan pengobatan matanya.
Diketahui, Meiga menderita gangguan penyakit mata yang bernama papilledema, di mana adanya pembengkakan terhadap saraf optik sehingga memerlukan penanganan dokter, seperti kemoterapi dan meminum obat-obatan antibiotik.
Lantas, siapakah sosok Kurnia Meiga, eks Kiper Timnas Indonesia yang pernah melelang sejumlah medali dan saat ini banting setir menjadi jualan emping di medsos.
Mengutip berbagai sumber pada Senin (4/3/2024), Berikut ini informasi mengenai profil dari Kurnia Meiga.
Profil Kurnia Meiga
Kurnia Meiga Hermansyah atau lebih dikenal Kurnia Meiga lahir pada 4 Mei 1990. Ia merupakan mantan kiper berkebangsaan Indonesia yang bermain di klub Arema dan timnas Indonesia.
Meiga pernah menempuh pendidikan di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) ragunan pada 2006 hingga 2007. Kemudian, ia berpindah ke Persijap Youth pada 2007-2008 dan pada 2008, ia kembali berpindah ke Arema Malang.
Penampilan perdana Meiga ketika ia mengikuti Kejuaraan Suzuki AFF 2010 sebagai penjaga gawang ketiga setelah Markus Haris Maulana dan Ferry Rotinsulu. Pada pertandingan itu, ia melawan Arab Saudi namun ia harus kebobolan 2 gol pada pertandingan tersebut.
Selain itu, Meiga juga berhasil menjadi runner up Sea Games pada 2011 dan 2013. Ia juga menjadi pemain terbaik dalam Liga Super Indonesia pada 2010. Tentu saja, ini mengantarkan klub bolanya menjadi Juara Liga Indonesia pada 2016/2017.
Pada 2016, Meiga juga sempat mengikuti trial bersama dengan klub Jepang, Gamba Osaka. Tetapi, ia lebih memilih bergabung dengan Arema Cronus.
Meiga juga pernah mendapatkan penawaran tertinggi pada 2018 dengan nilai mencapai Rp2,61 miliar. Namun, pertengahan musim Liga 1 2017, ia harus beristirahat karena menderita penyakit Papilledema.
Penyakit tersebut membuat mata kanan Meiga hanya berfungsi lima persen saja. Tentu saja, Meiga tidak bisa kembali ke lapangan hijau dan kini harus berjuang demi memenuhi kehidupannya dengan berjualan kerupuk emping.
Menurut istri Meiga, Azhiera Adzka Fathir selama kurang lebih enam tahun ini, suaminya harus berjuang sendiri melawan penyakit matanya.
Meskipun begitu, Meiga sempat mendapat bantuan dari PSSI untuk pengobatan, modal usaha dan renovasi rumah pada 2023.
Baca Juga: Lama Menghilang, Kurnia Meiga Akui Rindu Atmosfer Tanding Bareng Arema
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









