Akurat
Pemprov Sumsel

Jabat Tangan Emil Audero Dianggap Sinyal Naturalisasi, Erick Thohir: Saya Cuma Ketemu Moratti

Endarti | 19 April 2024, 17:00 WIB
Jabat Tangan Emil Audero Dianggap Sinyal Naturalisasi, Erick Thohir: Saya Cuma Ketemu Moratti
 

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, bicara mengenai peluang naturalisasi pemain Inter Milan, Emil Audero.

Terlebih Erick sudah bertemu dan berjabat tangan dengan penjaga gawang kelahiran Nusa Tenggara Barat ini di Milan, Italia, beberapa hari lalu.

Disinggung soal peluang membawa Emil Audero untuk dinaturalisasi, Erick Thohir menyanggahnya. Erick mengatakan kunjungannya ke Italia untuk bersua dengan mantan sahabatnya yang juga eks Presiden Inter Milan, Masimo Moratti.

Baca Juga: Emil Audero 'Kasih Kode' Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Ini Penjelasan PSSI

Enggak, jadi dalam perjalanan saya kemarin ketemu Moratti. Saya sapa sebagai dua sahabat yang pernah menjadi Presiden Inter Milan dan juga partner,” ucap Erick Thohir saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta, dalam acara syukuran Ulang Tahun PSSI ke 94, Jumat (19/4/2024).

Kabar mengenai PSSI akan menaturalisasi Emil Audero memang sempat menyeruak kencang. Foto Erick Thohir bersama Emil Audero tersebar luas di jagad media sosial.

 

Erick menegaskan bahwa ia tidak mau memaksakan kehendak terhadap Emil untuk membela Timnas Indonesia. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN ini ingin kemauan para pemain membela Timnas Indonesia datang dari hati nuraninya sendiri.

“Sama seperti Emil Audero saya berbicara bahwa memang kita tetap terbuka (untuk membela Timnas Indonesia), tapi saya kita tidak mau istilahnya memaksakan,” jelas Erick Thohir.

Baca Juga: Soal Proses Naturalisasi, PSSI Masih Digantung oleh Emil Audero 

Erick juga menegaskan para pemain keturunan yang kini bermain untuk Timnas Indonesia tidak mendapatkan pemaksaan dari PSSI.

Dia menilai para pemain keturunan yang kini membela Timnas Indonesia memang murni ingin membela tanah kelahiran para leluhur mereka.

“Seperti teman-teman tanyakan, Justin Hubner baru mendarat di Qatar dia langsung main. Begitu pula Nathan Tjoe-A-On datang langsung main. Artinya tidak ada paksaan " kata Erick.

“Padahal mereka langsung main dengan risiko cedera selepas perjalanan jauh. Tetapi mereka ingin membela Merah Putih. Itulah yang kami harapkan."

Bahkan Erick menegaskan para pemain keturunan yang saat ini bermain untuk Timnas Indonesia juga tidak mengincar bayaran. 

“Jangan ada stigma pemain bayaran: ereka semua mau bela Merah Putih karena bayaran. Bisa disaksikan administrasinya PSSI tidak ada bayar-bayar, semua transparan dan semua ingin murni karena Merah Putih,” tukas Erick Thohir.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H