Kontroversi Wasit VAR Thailand, Sivakorn Pu-Udom Disebut Merugikan Indonesia Saat Melawan Uzbekistan U-23 di Semifinal Piala Asia

AKURAT.CO Pertandingan semifinal Piala Asia, Timnas Indonesia vs Uzbekistan U-23, telah membuat penonton geram dengan salah satu wasit Sivakorn Pu-Udom dari Thailand.
Sivakorn Pu-Udom merupakan wasit yang memiliki tugas untuk melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR) selama pertandingan berlangsung.
Namun, wasit VAR Thailand tersebut telah merugikan Timnas Indonesia, karena Sivakorn Pu-Udom ikut andil atas dianulirnya gol Muhammad Ferarri ke gawang Uzbekistan.
Maka dari itu, banyak masyarakat yang mencari tahu sosok Sivakorn Pu-Udom sebagai wasit VAR asal Thailand yang sudah beberapa kali mengundang kontroversi.
Mengutip berbagai sumber, Selasa (30/4/2024), Sivakom Pu-Udom memang sudah membuat pendukung Timnas Indonesia geram di semifinal Piala Asia U-23.
Sebagai wasit, sebenarnya Sivakorn memiliki jam terbang yang cukup untuk mencapai standar Asia.
Sivakorn Pu-udom adalah wasit FIFA yang memiliki lisensi sejak 2013 dan diusianya yang ke-36 tahun, ia memiliki banyak pengalaman di tingkat asia.
Sivakorn Pu-udom sudah menjadi wasit 169 kali di Liga Thailand, 9 kali di Kualifikasi Piala Dunia, 16 kali di Piala AFC, sekali di Piala Asia 2023, 3 kali di Liga China, dan 11 kali di Liga Champions Asia.
Baca Juga: LIB Klaim Ketersediaan Wasit VAR Memadai untuk Championship Series Liga 1
Sementara itu, Sivakorn telah bertugas sebagai wasit VAR untuk dua pertandingan Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 2024.
Pertama, ia menjadi wasit VAR di pertandingan pembuka antara Timnas Qatar U-23 dan Timnas Indonesia U-23.
Pada saat itu, Sivakorn menyarankan wasit Nasrullo Kabirov untuk memberi Ivar Jenner kartu kuning di awal babak kedua.
Sivakorn saat itu, sudah menjadi perdebatan netizen Indonesia karena dianggap lebih menguntungkan Timnas Qatar.
Kini, Sivakorn kembali mengundang kontroversi karena menjadi salah satu wasit di pertandingan semifinal Piala Asia, timnas Indonesia U-23 melawan Uzbekistan U-23.
Di laga ini, AFC menunjuknya sebagai wasit VAR, dan ia dibantu oleh Hanna Hattab dari Syria, asisten VAR 1.
Sivakorn kembali menjadi viral karena tiga keputusan VAR yang tidak menguntungkan untuk Timnas Indonesia.
Keputusan pertama dari SIvakorn, yaitu ketika Timnas Indonesia seharusnya mendapatkan tendangan bebas di luar kotak penalti, tetapi wasit VAR justru membatalkannya.
Wasit VAR menemukan bahwa tekel bek Uzbekistan adalah tekel bersih. Akibatnya, tendangan bebas pertama Indonesia dianulir dan Uzbekistan diberi tendangan gawang.
Keputusan VAR berikutnya yang tidak menguntungkan Indonesia adalah gol Muhammad Ferrari yang dianulir di babak kedua.
Keputusan terjadi karena kaki Ramadhan Sananta sudah berada di posisi offside saat gol tercipta.
Sementara itu, keputusan VAR ketiga yang tidak menguntungkan Indonesia adalah kartu merah kepada Rizky Ridho.
Pada saat itu, Ridho mencoba menghalau bola, namun kakinya justru mengarah ke selangkangan pemain Uzbekistan yang terlihat dalam replay, sehingga dia diberik kartu merah.
Itulah kontroversi wasit VAR Thailand, Sivakorn Pu-Udom, yang menjadi musuh dari netizen Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







