Akurat
Pemprov Sumsel

Juara Bundesliga Bayer Leverkusen Mencari Trofi Kedua di Final Liga Europa vs Atalanta

Sulthony Hasanuddin | 22 Mei 2024, 10:15 WIB
Juara Bundesliga Bayer Leverkusen Mencari Trofi Kedua di Final Liga Europa vs Atalanta

 

AKURAT.CO Bayer Leverkusen hanya memenangi dua trofi utama dalam 119 tahun sejarah mereka sebelum musim ini.

Namun pada Rabu pekan lalu, Bayer Leverkusen berpeluang meraih gelar ganda ketika mereka akan menghadapi Atalanta di final Liga Europa di Dublin pada dini hari nanti.

Baca Juga: DPR Kecam Aksi Pembubaran Paksa People's Water Forum oleh Ormas di Bali

Leverkusen mematahkan monopoli 11 tahun Bayern Munchen atas gelar di Jerman musim ini ketika mereka menjadi tim pertama dalam 61 tahun sejarah Bundesliga yang menyelesaikan musim tanpa terkalahkan.

Skuad asuhan Xabi Alonso itu juga telah mencapai final Piala Jerman.

Baca Juga: Sinopsis Film Tarot, Cerita Horor Mengerikan tentang Permainan Kartu Terkutuk

Rekor tak terkalahkan Leverkusen di semua kompetisi musim ini membuat mereka mendapat julukan Bayer 'Neverlusen' dan tim Serie A Atalanta akan berusaha keras untuk mengalahkan tim yang belum pernah kalah dalam 51 pertandingan rekor Eropa sejak Agustus.

Beberapa tim hampir saja memberi Leverkusen kekalahan pertama mereka musim ini tetapi, dengan 17 gol yang dicetak pada atau setelah menit ke-90, mereka tidak menyerah hingga peluit akhir dibunyikan.

"Kami kompetitif di setiap pertandingan, baik kami bermain bagus atau buruk. Kami bermain bagus di sebagian besar pertandingan, tapi kami tidak menyerah di pertandingan di mana kami tidak bermain bagus,” kata Alonso dalam sebuah wawancara dengan UEFA, dikutip Rabu (22/5/2024).

Baca Juga: 5 Doa untuk Penyembuhan Penyakit Kanker

"Hal ini menunjukkan komitmen tim ini dalam mempersiapkan setiap pertandingan. Kami tidak menganggap remeh pertandingan apa pun," ungkapnya.

Baca Juga: Habis Operasi, Parto Mulai Rajin Minum Air Putih

Sama seperti Alonso, pelatih Gian Piero Gasperini telah mengubah nasib Atalanta.

Baca Juga: 10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Serba Guna Bisa Sembuhkan Banyak Penyakit!

Gian Piero telah menjadikan tim yang bermarkas di Bergamo itu menjadi klub yang selalu hadir di kompetisi Eropa sejak kedatangannya pada tahun 2016.

Atalanta memainkan gaya menyerang yang menyenangkan dengan intensitas tinggi dan manajer seperti Pep Guardiola dan Maurizio Sarri menyamakan menghadapi tim asuhan Gasperini seperti “pergi ke dokter gigi”.

“Bahkan jika Anda keluar tanpa cedera, Anda masih merasakan sakitnya,” kata Sarri suatu kali.

Baca Juga: Resmi Hadir di Indonesia, Simak Spesifikasi iQOO Z9 Series

Seperti Leverkusen, Atalanta juga akan bermain di Liga Champions musim depan setelah finis di lima besar tetapi mereka berharap untuk mengakhiri musim dengan trofi besar pertama mereka dalam 61 tahun setelah kalah dari Juventus di final Coppa Italia.

Sama seperti Alonso, laga di Dublin juga akan menjadi final Eropa pertama bagi Gasperini.

“Ini adalah pencapaian dan sumber kepuasan yang luar biasa, dicapai dengan musim yang sangat bagus dari seluruh tim,” kata pria Italia berusia 66 tahun itu.

Baca Juga: Heboh Video Bayi Usia 10 Hari Makan Bubur, Ternyata Ini Bahaya Beri MPASI Usia Dini pada Anak!

"Apakah ini titik tertinggi dalam karir saya? Ya, dalam hal prestasi dan prestise, tentu saja. Dalam hal kepuasan, untungnya saya sudah mendapatkan cukup banyak, meski mungkin tidak pada level yang sama," tambahnya.

Sementara Alonso memiliki skuad penuh, Atalanta akan kehilangan pemain kunci seperti gelandang Marten de Roon dan bek Sead Kolasinac sementara bek kanan Emil Holm diragukan tampil.

Baca Juga: Cara Cek PPG Daljab 2024 via SIMPKB, Syarat dan Penjelasan Lengkap

Leverkusen bertekad mengulangi kesuksesan mereka di Piala UEFA tahun 1988 dan kemenangan ini bisa menyiapkan mereka untuk meraih treble langka saat mereka menghadapi tim divisi dua Kaiserslautern di final DFB-Pokal.

Alonso mengatakan pencapaian seperti itu akan menjadi 'bersejarah'.

Baca Juga: Sinopsis The Veteran, Menceritakan Tentara Perang yang Membongkar Konspirasi Isu Terorisme

“Itu akan menjadi sesuatu yang ditulis dengan huruf emas, tidak hanya dalam sejarah klub kami tetapi mungkin di seluruh sepakbola Eropa,” tambahnya.

"Saya harap kita bisa," pungkas Alonso.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.