Baru Main 98 Menit Sejak Juli 2023, Zahra Muzdalifah Akui Beratnya Persaingan di Cerezo Osaka

AKURAT.CO, Penggawa Timnas Indonesia Putri, Zahra Muzdalifah, bicara mengenai persaingan di klubnya Cerezo Osaka Yanmar Ladies. Zahra menyebut persaingan di Liga wanita Jepang sangatlah berat.
“Persaingan berat banget ya. Emang Jepang siapa sih yang enggak tahu sepakbola Jepang? Kasta tertinggi mainnya sudah profesional,” ucap Zahra Muzdalifah selepas sesi latihan Timnas wanita Indonesia di Lapangan A Senayan, Jakarta, Senin (27/5).
Zahra Muzdalifah saat ini tengah meniti kariernya di klub Jepang Cerezo Osaka Yanmar Ladies. Namun Ia masih kesulitan untuk menembus skuad utama.
Baca Juga: Satoru Mochizuki Ingin Diskusi dengan Shin Tae-yong Bahas Sepakbola Putri Indonesia
Zahra bergabung bersama Cerezo Osaka sejak Juli 2023 lalu dan baru bermain dalam empat laga dan bila ditotal menit bermainnya adalah 93 menit.
Zahra harus bersaing dengan beberapa nama yang cukup kuat. Sebut saja Yuuka Kurimoto, Kotono Tamazakura, Tomoko Tanaka, Asaki Wada, dan Miyu Yakata.
Namun, meski sulit Zahra mengaku banyak memetik pelajaran sejak bermain di Cerezo Osaka Ladies. Di mana para pemainnya bermain dengan cepat dan bermain secara tim.
Baca Juga: Cetak Gol Debut, Zahra Muzdalifah Bobol Gawang Sunderland
“Mereka mainnya pakai otak, cepat. Benar-benar yang dikasih tahu Coach Mochi (sapaan akrab Satoru Mochizuki), main bola cepat, kami juga harus cepat, tidak ada main individual, bola cepat kontrol passing, cepat juga support-nya," kata Zahra.
"Jadi benar-benar teknik, sentuhan pertama penting banget, sama fisik, itu PR," tukas Zahra.
Kini Zahra tengah mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas wanita Indonesia. Zahra akan bahu-membahu dalam laga FIFA Matchday melawan Singapura pada Selasa (28/5/24) besok di Stadion Madya, Senayan, Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








