Piala Eropa: Three Lions Mendarat di Jerman Diiringi Kritik terhadap Rasisme Media Inggris

AKURAT.CO, Tim Nasional Inggris telah mendarat di Jerman pada Senin (10/6) malam untuk bersiap mengikuti Piala Eropa 2024. The Three Lions mengambil markas di kota kecil Blankenhain di kawasan Weimar.
Sebagaimana dikabarkan BBC, pasukan Inggris mendapat sambutan hangat dari pendukung setempat. Terutama untuk Jude Bellingham yang baru saja membawa Real Madrid menjadi juara La Liga Spanyol dan Liga Champions.
Pun demikian, dukungan terhadap Bellingham ternyata lebih banyak dalam posisinya sebagai pemain Madrid ketimbang pemain Inggris. Ada lebih banyak penggemar yang mengenakan kostum Madrid ketimbang Inggris untuk menyambut Bellingham.
Baca Juga: Resmi! Berikut Daftar 26 Pemain Inggris yang Bakal Tampil di Piala Eropa 2024
Timnas Inggris sendiri tergabung di grup C bersama Slovenia, Denmark, dan Serbia. Mereka akan menempuh laga pembuka melawan Serbia di Stadion Veltins-Arena, Gelsenkirchen, Minggu (16/6).
Pada saat yang sama, kelompok anti-diskriminasi Kick It Out mengirimkan surat terbuka kepada sejumlah editor media Inggris sehubungan dengan penggunaan foto Bukayo Saka.
Kick It Out mensinyalir adanya nuansa diskriminasi terhadap pemain berkulit hitam dengan banyaknya media yang menggunakan Bukayo Saka untuk mengilustrasikan berita kekalahan Inggris atas Islandia di laga uji coba di London, Inggris, 8 Juni lalu.
Tindakan ini dilakukan Kick It Out dengan mengingatkan publik Inggris pada perlakuan terhadap sejumlah pemain berkulit hitam selepas kekalahan atas Italia di final Piala Eropa 2020.
Baca Juga: Piala Eropa Grup C: Inggris dalam Kepungan Dinamit dan Tim Balkan Eks Yugoslavia
Ketika itu pemain seperti Bukayo Saka, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho menerima pelecehan rasial secara daring yang lebih buruk jika dibandingkan dengan pemain non-kulit hitam.
“Menuju Piala Eropa 2024, penggemar berhak menanyakan apakah skuad Inggris saat ini akan mengulang apa yang terjadi terhadap Saka, Marcus Rashford, dan Jadon Sancho setelah final Euro terakhir di mana mereka bertiga mengalami pelecehan daring yang buruk karena aksi mereka di lapangan,” kata Kick It Out.
Inggris berada dalam perasaan sangat mendamba gelar internasional yang belum pernah mereka rasakan sejak menjadi juara Piala Dunia 1966.
Piala Eropa tahun ini juga peluang yang kesekiankalinya untuk Inggris meraih trofi pertama di turnamen antar negara Benua Biru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






