Akurat
Pemprov Sumsel

ASEAN Championsip: Nova Arianto Ingatkan Timnas Indonesia U-16 untuk tak Menggebu-gebu Lawan Vietnam

Endarti | 3 Juli 2024, 13:20 WIB
ASEAN Championsip: Nova Arianto Ingatkan Timnas Indonesia U-16 untuk tak Menggebu-gebu Lawan Vietnam
 

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto, meminta anak asuhnya tetap fokus menjelang laga timnya melawan Vietnam di perebutan tempat ketiga ASEAN Championship U-16 2024 atau dulu dikenal Piala AFF U-16.

Timnas Indonesia U-16 bakal bersua Vietnam di perebutan tempat ketiga ASEAN Championship 2024 pada Rabu (3/7/24) di Stadion Manahan, Solo.

Timnas Indonesia U-16 harus bertarung di perebutan tempat ketiga ASEAN Champiinship usai takluk 3-5 oleh Australia di babak semifinal. Sedangkan Vietnam ditundukkan Thailand dengan skor tipis 1-2.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-16 Gagal ke Final ASEAN Championship, Erick Thohir: Jangan Menangis!

Laga perebutan tempat ketiga pun diharapkan para penggawa Timnas Indonesia U-16 bisa dijalani dengan sebaik-baiknya. Kemenangan bisa menjadi obat pelipur lara atas kegagalan melenggang ke babak final.

“Kita masih memiliki satu pertandingan lagi. Saya berharap para pemain harus fokus,” ucap Nova Arianto melalui keterangan resminya.

Nova ingin para anak asuhnya bisa memaksimalkan laga ini. Terutama dengan memperbaiki kesalahan yang dilakukan pada laga sebelumnya.

“Karena kita harus memaksimalkan pertandingan terakhir. Selagi hasilnya bisa lebih maksimal dari kemarin,” tegas Nova.

Baca Juga: Nova Arianto Akui Kartu Merah Biang Keladi Kekalahan Timnas Indonesia U-16 Atas Australia

Nova menjelaskan ada evaluasi yang dia lakukan untuk timnya. Tak hanya saat laga melawan Australia, namun evaluasi dari pertandingan awal Timnas Indonesia.

“Evaluasi selama ini bukan hanya laga tadi (kemarin) malam, tapi juga dari awal kita lawan Singapura, Filipina, Laos di awal awal sangat excited. Sangat-sangat agresif yang membuat pemain melakukan hal hal tidak perlu terjadi," terang Nova.

Nova menilai anak asuhnya kerap bermain sangat agresif. Bahkan karena terlalu agresif kerap memberikan kerugian untuk timnya.

“Jadi beberapa pertandingan kita kena penalti, kartu merah, sama seperti human technical error yang mana pemain ingin menggebu-gebu," kata Nova.

“Tapi tidak bisa mengontrol emosinya sehingga menjadi terganggu. Terutama di ritme pertandingan. Sehingga itu bagian evaluasi."

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H