AKURAT.CO, Mantan Pelatih Timnas Australia, Graham Arnold, mengakui bahwa hasil imbang melawan Timnas Indonesia menjadi salah satu dasar alasannya menanggalkan jabatannya.
Graham Arnold resmi menanggalkan statusnya Pelatih Timnas Australia per Jumat (19/9).
Bermain imbang 0–0 atas Indonesia ternyata membawa dampak mendalam bagi karier Graham Arnold.
Baca Juga: Gagal Menang Lawan Timnas Indonesia, Graham Arnold Mundur dari Jabatan Pelatih Australia
“Saya katakan setelah pertandingan melawan Indonesia bahwa saya harus membuat beberapa keputusan," ucap Graham Arnold seperti dinukil dari situs resmi Socceroos.
"Setelah merenung dalam-dalam, naluri saya mengatakan bahwa inilah saatnya untuk berubah baik untuk diri saya maupun program ini."
Graham Arnold sudah cukup lama menukangi Timnas Australia. Ia melatih pasukan The Socceroos sejak 2018.
“Saya telah membuat keputusan untuk mengundurkan diri berdasarkan apa yang terbaik bagi negara, para pemain, dan Football Australia," ucap Graham Arnold.
“Saya telah memberikan segalanya yang saya bisa untuk peran ini, dan saya sangat bangga dengan apa yang telah dicapai selama masa jabatan saya."
Baca Juga: Terpukau dengan Atmosfer GBK, Graham Arnold Berterimakasih untuk Suporter Timnas Indonesia
Kini setelah melepaskan jabatannya, Graham Arnold mendoakan agar Australia bisa meraih hasil maksimal di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Saya telah mengabdi selama 40 tahun untuk sepakbola Australia. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini selama enam tahun terakhir," kata Arnold.
"Saya mendoakan agar tim dan staf pendukung yang luar biasa ini meraih kesuksesan dalam kualifikasi Piala Dunia ini."
Australia meraih hasil minor di dua laga awal Putaran Ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Australia dari dua laga hanya mengoleksi satu poin.
Yakni takluk 0-1 atas Bahrain di laga perdana dan hanya bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas Timnas Indonesia.
“Memimpin Timnas Australia merupakan puncak karier saya dan sebuah kehormatan. Saya sangat bangga dengan pencapaian kami, mulai dari memecahkan rekor hingga membina bakat baru, dan mengukir sejarah di panggung global," kata Arnold.
"Setelah mempertimbangkan dengan saksama, saya yakin inilah saatnya kepemimpinan baru untuk membimbing tim lebih maju."