MU Kalah Lagi, Erik Ten Hag Tegaskan tak Cemas dengan Isu Pemecatan

AKURAT.CO, Pelatih Manchester United (MU), Erik Ten Hag, kembali berada di bawah tekanan besar dengan ancaman pemecatan.
Tekanan meningkat di bahu Erik Ten Hag setelah MU tumbang 0-3 melawan Tottenham Hotspur di laga keenam Liga Primer Inggris 2024-2025.
Pun begitu, kekalahan di Stadion Old Trafford, Manchester, Minggu (29/9), itu tak membuat Erik Ten Hag merasa bakal kehilangan posisi.
“Saya tidak memikirkan hal ini (pemecatan),” kata pelatih asal Belanda tersebut sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: MU Imbang Lawan Twente di Old Trafford, Erik Ten Hag Sebut Ia dan Pemainnya Harus 'Bercermin'
Kekalahan atas Tottenham semalam menandai awal buruk Setan Merah di musim ini. Juga merupakan kekalahan kedua di kandang secara beruntun selepas menghadapi Liverpool pada awal September.
Ten Hag sendiri menegaskan keyakinannya bahwa ia tetap bertahan berdasarkan kepercayaan dari manajemen klub sejalan dengan perpanjangan kontraknya pada Juli silam.
“Kami semua mengambil keputusan pada musim panas lalu untuk tetap bersama, sebagai pemilik, kelompok pemimpin (klub),” kata eks pelatih Ajax Amsterdam itu.
“Juga kami sudah mengambil keputusan dari tinjauan jelas soal apa yang harus ditingkatkan dan bagaimana kami ingin membangun skuad.”
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Liverpool ke Puncak Geser Man City, MU Tertahan di Posisi 12
BBC menyebut bahwa dua pekan ke depan akan sangat krusial bagi posisi Erik Ten Hag di kursi pelatih Setan Merah. MU dijadwalkan bertandang ke markas FC Porto untuk laga kedua Liga Europa 2024-2025, Kamis (3/9).
Di akhir pekan, Ten Hag akan berangkat ke Stadion Villa Park, Aston, untuk menghadapi Aston Villa. Setelah itu, akan ada jeda internasional sebelum menjamu Brentford pada 19 Oktober.
Di papan klasemen, MU saat ini tertahan di peringkat ke-12 dengan tujuh angka hasil dua kali menang, sekali imbang, dan tiga kali kalah. Dari segi gol, mereka minus tiga dengan delapan kebobolan dan mencetak tiga.
Di Liga Europa, Ten Hag juga berjuang dalam situasi tak mudah selepas bermain imbang 1-1 kontra wakil Belanda, Twente, di Old Trafford, pekan lalu.
Ten Hag sebenarnya sudah di ujung pemecatan pada musim lalu. Namun, ia menyelamatkan diri dengan meraih trofi Piala FA dengan mengalahkan Manchester City di final.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








