AKURAT.CO Timnas Indonesia U-20 terus melakukan persiapan guna tampil di Piala Asia U-20 2025. Kini skuad Garuda pun menggelar pemusatan latihan di Jepang.
Timnas Indonesia U-20 memang melakukan pemusatan latihan di Jepang dari tanggal 6 hingga 23 November.
Baca Juga: Kata Kunci 'yandex browser jepang yandex ru video' viral, Bolehkah Melihat Video Syur dalam Islam?
Selama pemusatan latihan di Jepang, Timnas Indonesia difokuskan dalam adaptasi cuaca dingin.
Sebab, memang perhelatan Piala Asia yang digelar di China nanti diprediksi bakal berlangsung dalam cuaca dingin sekitar 14 hingga 19 derajat celcius.
Perhelatan Piala Asia bakal berlangsung pada 7-23 Februari mendatang. Dalam bulan tersebut pun memang suhu di China sedang dalam musim dingin.
Diutarakan oleh pelatih Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri bahwa memang semua aspek dipersiapkan untuk Timnas Indonesia U-20. Salah satunya terkait cuaca yang lebih dingin dari pada di Indonesia supaya skuad Garuda Nusantara tidak mengalami kesulitan saat bertanding di China nanti.
“Dari sisi non teknis pemain terhadap cuaca yang setelah kita lihat di China pada bulan Februari diprediksi suhu di antara 14 sampai 19 derajat, tidak terlalu dingin,” buka Indra Sjafri dalam akun YouTube Timnas Indonesia.
"Di sini ada 4 sampai 13 derajat, adaptasi pemain cukup baik," tambah Indra Sjafri.
Demi menjaga kenyamanan para penggawa Timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri pun mengatakan seluruh perlengkapan disiapkan termasuk pakaian dingin.
“Kita juga mengantisipasi apa saja yang harus kita persiapkan baik itu jaket dan baju dalam. Kita sudah diskusi untuk persiapan kompetisi," tegas Indra Sjafri.
Di sisi lain, Ikram Al Giffari menyampaikan bahwa suhu di Jepang memang cukup dingin. Namun meski begitu, dia menegaskan bahwa dia dan rekan-rekan tetap semangat berlatih.
Baca Juga: Tanggapi Undian Piala Asia, Indra Sjafri Tegas Target Timnas Indonesia U-20 Tetap Piala Dunia
Menurutnya, ini cukup penting agar Garuda Nusantara bisa meraih hasil maksimal di Piala Asia mendatang.
"Kami di jepang ada perkembangan dari pengenalan suhu dan cuaca dingin. Indonesia panas dan kami pindah di sini dan persiapan Piala Asia di Februari cuaca juga dingin."
"Pemain juga serius mengikuti arahan pelatih, kompak, dan taktikal jalan."
"Latihan progresnya lebih baik dari awal TC semua pemain serius dan lebih baik," tukas Ikram.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








