MilkLife Soccer Challenge Sukses Tumbuhkan Minat Anak Kejar Mimpi jadi Bintang Sepakbola Putri Masa Depan

AKURAT.CO - Turnamen sepakbola putri usia dini, MilkLife Soccer Challenge, dinilai sukses untuk memantik minat siswi-siswi Sekolah Dasar (SD) untuk menjadi bintang sepakbola masa depan.
Hal tersebut bisa dilihat dari antusias peserta yang tidak pernah sepi untuk mengikuti gelaran MilkLife Soccer Challenge yang sudah berlangsung di delapan kota tuan rumah.
Pada seri pertama, total siswi yang ambil bagian sebanyak 5.163 peserta. Jumlah peserta mengalami lonjakan pada seri kedua hingga mencapai total 10.885 peserta, atau meningkat 110% dibanding seri pertama.
Menanggapi tingginya partisipasi jumlah peserta MilkLife Soccer Challenge, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menilai bahwa hal ini menjadi angin segar yang diharapkan untuk kemajuan sepakbola putri di tanah air.
"Kami menyadari bahwa animo dan minat terhadap sepakbola putri di Indonesia cukup tinggi. Ini sangat menggembirakan dan kami berharap di tahun-tahun mendatang animonya juga semakin tinggi," kata Yoppy, Minggu (22/12).
Tidak hanya memantik animo dan kecintaan terhadap sepakbola putri di usia dini, gelaran ini juga menjadi ajang pemantauan bakat guna menjaring bibit-bibit bertalenta yang nantinya bisa menjadi generasi penerus Timnas Sepakbola Putri Indonesia.
Di setiap kota penyelenggaraan, tim Talent Scouting MilkLife Soccer Challenge menyeleksi para peserta berdasarkan teknik dasar penguasaan bola (ball mastery), atletisme, postur, agility, kepercayaan diri, kerja sama tim, konsistensi hingga semangat pantang menyerah.
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menuturkan pemantauan bakat dilakukan guna memilah para peserta yang memiliki kualitas mumpuni yang akan
diasah dan diarahkan ke sekolah sepakbola (SSB).
Dengan demikian, diharapkan bakat-bakat yang muncul saat MilkLife Soccer Challenge dapat dioptimalkan dengan baik melalui program pembinaan yang tepat.
"Ini merupakan bagian dalam membangun ekosistem sepakbola putri di level usia dini, yang diharapkan dapat menyuplai pemain pemain berkualitas di jenjang level usia berikutnya," jelas Teddy.
Selain itu, bibit-bibit potensial yang bakal terjaring itu akan dipoles dalam program MilkLife Extra Training yang bakal diarahkan langsung oleh kepala pelatih Timo Scheunemann.
Muara dari program pelatihan ekstra ini adalah tiap-tiap kota penyelenggaraan membentuk satu tim guna berlaga pada gelaran MilkLife Soccer Challenge All Stars yang akan dihelat pada akhir Januari 2025 di Supersoccer Arena, Rendeng Kudus, Jawa Tengah.
MilkLife Soccer Challenge All Stars 2025 diharapkan bisa menjadi ajang pembuktian dari para peserta yang telah terseleksi di setiap kota penyelenggaraan.
Timo optimistis persaingan dalam kompetisi tersebut akan berlangsung sengit mengingat tiap-tiap peserta sudah mengasah kemampuan mereka dalam pelatihan ekstra selama beberapa bulan sebelumnya.
"Tim pelatih, termasuk saya agak pusing untuk menentukan starting line-up karena kualitas mereka sangat bagus di atas ekspektasi karena perkembangan teknik mereka sangat pesat sekali," kata Timo.
"Tapi ini juga jadi sinyal positif di masa mendatang Indonesia memiliki banyak stok bibit-bibit pesepakbola putri berkualitas."
Pada seri terakhir MilkLife Soccer Challenge yang bergulir di Stadion Universitas Diponegoro Tembalang, Semarang, Minggu (22/12), SDN Sendangmulyo 02 keluar sebagai juara KU12 usai mengkandaskan SDN karanganyar Gunung 02 dengan skor akhir 4-0.
Sementara itu di sektor KU10, SDN Klepu 03 yang keluar sebagai juara usai menundukkan SD Nasima lewat drama adu penalti dengan skor 3-2 setelah bermain imbang 2-2 dalam waktu normal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








